Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENJUALAN RITEL Australia anjlok, bunga acuan bisa turun

SYDNEY: Penjualan ritel di Australia di luar dugaan turun untuk pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir sehingga melemahkan nilai tukar, saham-saham, dan imbal hasil obligasi di negara itu.Biro Statistik Australia hari ini mengungkapkan penjualan ritel
Yoseph Pencawan - nonaktif
Yoseph Pencawan - nonaktif - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  14:08 WIB

SYDNEY: Penjualan ritel di Australia di luar dugaan turun untuk pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir sehingga melemahkan nilai tukar, saham-saham, dan imbal hasil obligasi di negara itu.Biro Statistik Australia hari ini mengungkapkan penjualan ritel di sana turun 0,2% menjadi A$21,2 miliar. Hal ini dapat mendorong Bank sentral Australia untuk memotong suku bunga acuannya untuk yang ke-empat kalinya sejak November.Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens telah memangkas suku bunganya setengah basis poin menuju level terendah dalam 2 tahun terakhir karena inflasi mereda dan perekonomian Negeri Kangguru tengah berjuang meningkatkan kembali daya tariknya.Menurut Ekonom Moody’s Analytics Katrina Ell, laporan hari ini menunjukkan para konsumen di Australia sangat berhati-hati meskipun ada pemotongan suku bunga dan kemungkinan pelonggaran kebijakan lainnya.“Kalau penurunan suku bunga tidak dapa membantu konsumen mendapatkan mojo mereka kembali dalam beberapa bulan mendatang, pedagang ritel bakal menderita tren penurunan sepanjang 2012,” jelasnya.Saat ini, bank sentral itu mencoba memacu pasar perumahannya yang telah mengalami penurunan harga yang tajam dalam lima kuartal terakhir, menambah lapangan pekerjaan, dan meningkatkan keyakinan pasar yang telah melemah karena konsumen lebih berhemat. (Bloomberg/faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top