Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI KALTIM: Bentuk marketing point di perbatasan

BALIKPAPAN: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan pembentukan marketing point yang dikelola oleh koperasi pada daerah perbatasan guna meningkatkan daya saing produk dengan negara tetangga sehingga bisa menumbuhkan perekonomian di wilayah itu.Kepala
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Mei 2012  |  20:48 WIB

BALIKPAPAN: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan pembentukan marketing point yang dikelola oleh koperasi pada daerah perbatasan guna meningkatkan daya saing produk dengan negara tetangga sehingga bisa menumbuhkan perekonomian di wilayah itu.Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) H. M. Djailani mengatakan marketing point tersebut akan berfungsi sebagai distributor besar yang unit pengelolaannya dilakukan melalui koperasi.Nantinya, masyarakat di wilayah perbatasan bisa mendapatkan barang dan menjualnya ke pasaran secara legal sehingga mengurangi merembesnya potensi pendapatan negara dari sektor itu.“Ini akan membantu meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat karena memeroleh atau menjual barang yang sesuai dengan harga pasar,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini.Selama ini pola perdagangan di wilayah perbatasan cenderung dilakukan secara pribadi dan cenderung sporadis sehingga keuntungan yang diperoleh masyarakat Indonesia minim.

 

Dia mengakui harga jual barang di Malaysia lebih mahal dibandingkan dengan Indonesia tetapi harga tersebut masih berada di bawah harga pasar internasional. Adanya marketing point diharapkan bisa menjadi perantara karena harga jual yang sesuai dengan pasar internasional.Kebocoran penerimaan negara dari komoditas tertentu, seperti dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan kehutanan  serta kerajinan, ketika terjadi perdagangan ini juga bisa dihindarkan karena jalur yang digunakan adalah pasar legal.

 

Djainal menambahkan hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan yang sudah dirancang sesuai dengan rencana tata ruang perbatasan.Selain itu, beberapa komoditas yang diperlukan oleh masyarakat perbatasan juga bisa diadakan melalui marketing point sehingga harga beli barang oleh masyarakat juga terjangkau. “Dengan demikian, tidak ada kesenjangan harga yang tinggi di perbatasan,” tukasnya.(api)

 

 

BACA JUGA:

Kisah Dahlan Iskan lagi

Peraih tertinggi ujian nasional 2012

Negara kehilangan Rp2,35 triliun!!


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top