Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KNPI dukung KONSER LADY GAGA

JAKARTA: Ketua Bidang Luar Negeri Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KRT Abhiram Singh Yadav menyatakan kebersediaan penyanyi pop asal Amerika Serikat Lady menggelar konser di Indonesia perlu diapresiasi.Sebab, kata Abhiram
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Mei 2012  |  06:01 WIB

JAKARTA: Ketua Bidang Luar Negeri Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KRT Abhiram Singh Yadav menyatakan kebersediaan penyanyi pop asal Amerika Serikat Lady menggelar konser di Indonesia perlu diapresiasi.Sebab, kata Abhiram di Jakarta Jumat, seni dan budaya merupakan bagian dari diplomasi luar negeri. "Ini merupakan bentuk diplomasi luar negeri yang bebas dan aktif, sekaligus menjaga nama baik bangsa Indonesia di hadapan dunia," kata Abhiram, Jumat 25 Mei 2012.

 

Oleh karena itu, lanjut Wakil Ketua Umum Komite Kerjasama Pemuda ASEAN (Commitee for ASEAN Youth Cooperation - CAYC) itu, bangsa Indonesia harus menghargai seni dan budaya dari negara mana pun."Sebaliknya kita harapkan negara lain juga melakukan hal yang sama saat putra-putri Indonesia membawa seni dan budaya dari Indonesia," katanya.Terkait penolakan konser Lady Gaga oleh sejumlah pihak, Abhiram mengatakan, jika konser itu dilarang hanya karena ada pihak yang menolak, maka patut dipertanyakan peranan politik luar negeri bebas dan aktif yang selama ini dianut Indonesia.Menurutnya, jika faktor keamanan yang dijadikan pertimbangan untuk tidak mengizinkan konser itu digelar, maka kepolisian justru wajib memastikan dan menjamin segala bentuk terkait keamanan, bukan malah bisa diintervensi oleh kekuatan-kekuatan yang tidak bertanggung jawab."Saya kira polisi tidak perlu khawatir dengan oknum ormas tertentu yang memberikan tekanan tertutup ataupun terbuka. Jika ada indikasi ancaman maka wajiblah polisi memberikan tindakan sedini mungkin kepada pihak-pihak yang ingin melakukan tindakan melanggar hukum," katanya.Sementara terkait alasan penolakan bahwa Lady Gaga kerap berpenampilan seronok dan dianggap tidak sesuai dengan budaya Indonesia, Abhiram menyatakan pihak penyelengara konser wajib mematuhi segala peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk menghindari pertunjukan yang seronok, berbau pornografi/pornoaksi, dan SARA."Prinsipnya kita kaum muda mendukung siapa pun yang ingin berekspresi melalui seni budaya di tanah air," katanya. (Antara/Bsi)

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top