Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI OTOMOTIF kesulitan penuhi permintaan taksi

JAKARTA: Pebisnis otomotif mengaku kesulitan memenuhi permintaan taksi yang kian membeludak dari para pelaku usaha jasa transportasi pada tahun ini.Kondisi tersebut menyebabkan kondisi armada di sejumlah perusahaan jasa angkutan eksklusif tersebut sulit
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  20:15 WIB

JAKARTA: Pebisnis otomotif mengaku kesulitan memenuhi permintaan taksi yang kian membeludak dari para pelaku usaha jasa transportasi pada tahun ini.Kondisi tersebut menyebabkan kondisi armada di sejumlah perusahaan jasa angkutan eksklusif tersebut sulit diremajakan.

 

Pada saat yang sama, mereka juga kesulitan meningkatkan ekspansi usaha seiring dengan pertumbuhan konsumen pengguna jasa tersebut di seluruh Indonesia.Jodjana Jody, CEO PT Astra International Tbk - Toyota Sales Operations (Auto2000), mengatakan kebutuhan armada taksi pada tahun ini bisa tumbuh di atas 50% dibandingkan dengan kebutuhan pada 2011 dari 10.000 unit menjadi di atas 15.000 unit.Namun, kalangan agen tunggal pemegang merek (ATPM) hanya bisa memasok sekitar 76% dari total permintaan.Itu pun, sebanyak 68,5% dari total kebutuhan pada 2011 dikuasai oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) dengan produk andalannya Toyota Limo (Vios taksi).

 

"Permintaan terus bertambah pada tahun ini tapi pasokan sangat terbatas," katanya, Kamis 24 Mei 2012.Berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tak semua ATPM berani lebih serius menggarap segmen yang masih menjanjikan ini.Di luar Toyota, sejumlah ATPM lain bahkan tampak kurang konsisten memasok sedan taksi kepada sektor usaha jasa transportasi. PT Kia Mobil Indonesia yang pada tahun lalu masih bisa memasok 760 unit Kia Rio taksi, pada Januari - April tahun ini pasokan tersebut tak satu pun terekam dalam data Gaikindo.Sementara itu, PT Proton Edar Indonesia sejak awal 2011 hingga April tahun ini tak lagi memasok sedan taksi Proton Wira.PT Nissan Motor Indonesia pun terlihat lesu darah memasarkan Nissan Latio pada tahun ini. Penjualan Latio pada 2011 bahkan hanya tercatat 49 unit. (ra)

 

 

SITE MAP:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top