Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ABAF 2012Pemodal, pebisnis & regulator Asia gelar pertemuan

 
Wisnu Wijaya
Wisnu Wijaya - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  10:43 WIB

 

KUALA LUMPUR: Dalam kondisi ekonomi saat ini, jika Anda dapat memberikan nilai tambah atau menemukan produk baru yang dapat dijual, maka Anda tengah menciptakan kesejahteraan.  
 
Itulah salah satu poin yang disampaikan Menteri Keuangan II Malaysia Dato Seri Ahmad Husni Mohamad Hanadzlah hari ini, 24 Mei 2012, dalam pembukaan Asian Business Angel Forum (ABAF) 2012 di Kuala Lumpur. 
 
Ajang pertemuan katalis pemodal (angel investor), kapitalis ventura, pengambil kebijakan, dan entrepreneur atau para pelaku bisnis pemula (start-up) di Asia ini untuk pertama digelar di Malaysia setelah sebelumnya dihelat di Singapura dan Hong Kong. Acara yang digelar di Hotel JW Marriott ini berlangsung hingga 26 Mei.  
 
Dalam sambutannya Mohamad Hanadzlah mengatakan kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong budaya entrepreneur yang memposisikan inovasi dan keaslian di tempat yang tinggi. 
 
"Kami telah menyiapkan pondasi bagi lompatan ekonomi. Dalam 9 tahun ke depan, ekonomi malaysia akan tumbuh secara dramatis. Kesempatan-kesempatan baru akan diciptakan dan bisnis akan berkembang," ujarnya. 
 
Menurutnya, entrepreneur dengan ide-ide barulah yang akan memimpin pembentukan perusahaan di masa depan. 
 
Pemerintah Malaysia sendiri lewat Creative Industry Loan telah menggulirkan 164 juta ringgit tahun ini hingga April. Malaysia juga akan meluncurkan MyCreative Ventura Capital dengan dana RM200 juta yang diantaranya untuk mendanai entrepreneur dengan ide-ide terbaik. 
 
"Kami juga membuat lebih murah dan mudah bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pinjaman dan menumbuhkan bisnis mereka," ujarnya. Dukungan itu ditekankan pada perusahaan start-up yang kini banyak dilirik. 
 
Perusahaan start-up merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi atau baru didirikan dan dalam fase pengembangan untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah ini populer pada masa gelembung dotcom. 
 
Meski bisa berawal dari segala bentuk, namun istilah perusahaan start-up sering dikaitkan dengan perusahaan berorientasi pertumbuhan tinggi dan teknologi. Ada 25 perusahaan start-up yang terlibat dalam forum ini. (sut)
 
 
 

 

 

BACA JUGA:

·         PASAR VALAS—Rupiah Menguat 0,33% Ke Level Rp9.280/US$1

·         Buyback Antam Stagnan Rp465.500, Harga Jual Stagnan Rp491.300—Rp530.500

·         KURS VALAS: Ada Spekulasi Rencana Baru, Euro Terbenam Ke Level Terendah 22 Bulan

·         HARGA MINYAK: Stok AS Tertinggi Dalam 22 Tahun, Minyak Longsor Ke Bawah US$90!

 

READ ALSO:

·         Gross Domestic Product Of Agriculture Sector Hard To Grow

·         MARKET MOVING: Toll Road Operators’ Profits Up 21%

·         MARKET MOVING: Indonesian Export Continues To Weaken

·         Dirgantara Indonesia To Produce Aircraft Tail For Sukhoi

 

Berita Paling Banyak Diakses Pembaca

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top