Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DAHLAN ISKAN: Bolak balik dipanggil SBY

JAKARTA: Bolak balik dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan tak pelak jadi sorotan kalangan wartawan.Kemarin Dahlan dipanggil dengan Ketua Ekonomi Nasional Chairul Tanjung ke Istana. Hari
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  20:11 WIB

JAKARTA: Bolak balik dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan tak pelak jadi sorotan kalangan wartawan.Kemarin Dahlan dipanggil dengan Ketua Ekonomi Nasional Chairul Tanjung ke Istana. Hari ini dia bersama Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman yang dipanggil ke Istana."Ya tiap hari ini [maksudnya kemarin dan hari ini dipanggil SBY]," kata Dahlan menjawab wartawan sambil menebarkan senyumnya di Istana, usai bertemu SBY, Rabu, 23 Mei 2012.Memang adalah lazim jika seorang menteri dipanggil Presiden. Namun masalahnya belakangan ini Dahlan banyak disoroti, misalnya terkait rumor dia bakal mundur sebagai menteri terkait sikapnya terhadap Petral, anak usaha Pertamina meski isu itu telah dibantahnya  serta terkait perombakan jajaran direksi Pertamina.Dahlan menjelaskan dirinya kemarin dipanggil SBY untuk  mendiskusikan mobil yang bisa menekan penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi di dalam negeri.Sementara hari ini ada dua kali pertemuan dengan SBY, yaitu membahas perkembangan BUMN, dan yang kedua mendiskusikan banyak hal. "Tak ada sama sekali [saya tidak bicara soal Pertamina dengan SBY hari ini]," kata Dahlan. (ra)

 

 

SITE MAP:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top