Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK MONOREL Jabar jalan di tempat

BANDUNG: Rencana pembangunan monorel di Jawa Barat untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung sampai saat ini masih menghadapi persoalan benturan regulasi.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat Denny Juanda mengatakan proyek monorel
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Mei 2012  |  16:46 WIB

BANDUNG: Rencana pembangunan monorel di Jawa Barat untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung sampai saat ini masih menghadapi persoalan benturan regulasi.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat Denny Juanda mengatakan proyek monorel masih jalan di tempat karena terkendala regulasi."Persoalannya monorel itu harus ada MoU. Tapi kalau mau pakai skema Public Private Partnership [PPP] tidak harus ada MoU, ini yang jadi persoalannya," katanya, Senin 21 Mei 2012.Denny menyebutkan ganjalan itu terletak pada Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2007 Pemda yang akan mengadakan MoU dengan pihak swasta, selama ada aliran dana dalam kerjasama tersebut harus meminta persetujuan DPRD terlebih dahulu.Di sisi lain ada aturan lain yang mengatakan jika pemda memakai skema PPP, ijin dari DPRD tidak lagi diperlukan. Dia menilai skema PPP sebetulnya paling menguntungkan untuk diterapkan pada proyek-proyek infrastruktur."Pemprov harus menyiapkan mana saja yang mau pakai PPP. Tidak perlu ada MoU jalan saja. Calon investor dalam PPP akan membuat feasibility studi [FS] sendiri, pemda hanya membantu sampai pra FS," katanya.Menurutnya PPP ini prosesnya membutuhkan 300 hari. Namun pihaknya tidak bisa melakukan langkah apa-apa terkait hal ini karena 2 aturan tersebut bertolak belakang satu sama lain. Skema PPP ini menurutnya masih diujicobakan pada proyek Bandara Kertajati. (ra)

 

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Wisnu Wage Pamungkas

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top