Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK INDONESIA: Intervensi masih sebatas operation twist

JAKARTA: Bank Indonesia mengaku sudah mulai menggunakan amunisi intervensi dan pengetatan moneter satu persatu, meski demikian ditegaskan bank sentral akan menghemat sisa amunisi untuk menghadapi kemungkinan terburuk. 
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 17 Mei 2012  |  09:29 WIB

JAKARTA: Bank Indonesia mengaku sudah mulai menggunakan amunisi intervensi dan pengetatan moneter satu persatu, meski demikian ditegaskan bank sentral akan menghemat sisa amunisi untuk menghadapi kemungkinan terburuk. 

 
Deputi Gubernur bidang Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Hartadi A. Sarwono mengakui bank sentral mulai mengambil langkah intervensi dan pengetatan moneter tetapi belum perlu melakukan intervensi satu langkah. 
 
Adapun intervensi satu langkah berarti bank sentral akan membeli surat utang negara (SUN) langsung menggunakan cadangan valuta asing (Valas) yang dimiliki. Sementara yang dilakukan selama ini adalah operation twist yaitu menjual valas, kemudian rupiah yang didapat dari hasil penjualan digunakan untuk membeli SUN. 
 
"Operasi moneter satu langkah belum terlalu perlu, kami terlebih dahulu akan memantau perkembangan, karena belum seluruhnya kami ketahui. Jadi jangan kita maju satu langkah atau dua langkah. Kami akan hemat amunisi, yang akan dilakukan kalau situasi memburuk," jelasnya kemarin, Rabu 16 Mei 2012. 
 
Menurut Hartadi, selain melakukan intervensi di pasar Valas, bank sentral juga sudah memberikan sinyal melalui peningkatan suku bunga di instrumen moneter. Peningkatan tersebut dilakukan di hampir setiap tenor dengan tujuan agar para pemilik instrumen merasa nyaman memiliki rupiah. 
 
Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat tidak perlu buru-buru menukar rupiah dengan dolar ditopang oleh return yang lebih tinggi melalui instrumen moneter dengan valuasi rupiah, sehingga nilai tukar lebih terjaga.(sut)
 
 
 

BACA JUGA:

 

  • 09:15 - RUPS BCA-Dewan Komisaris Dan Direksi Dapat Bonus Rp162,19 Miliar

  • 08:55 - LONG WEEKEND-Antisipasi Kemacetan Di Puncak, Polres Bogor Kerahkan 225 Personel

  • 08:35 - UNILEVER Siapkan Belanja Modal Rp1,7 Triliun

  • 08:15 - INDEKS HARGA SUN Terkoreksi 0,991 Poin

  • 07:45 - VALAS-EURO Masih Loyo Terseret Situasi Politik Yunani

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top