Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertumbuhan HARGA PROPERTI di Jakarta termasuk tertinggi di dunia

JAKARTA: Harga properti di Jakarta bersama dengan Miami, London, dan Nairobi menjadi empat kota utama di dunia dengan pertumbuhan di atas 10%.Harga properti di Nairobi merupakan yang tertinggi dengan angka pertumbuhan harga pada kuartal I tahun ini mencapai
- Bisnis.com 14 Mei 2012  |  19:39 WIB

JAKARTA: Harga properti di Jakarta bersama dengan Miami, London, dan Nairobi menjadi empat kota utama di dunia dengan pertumbuhan di atas 10%.Harga properti di Nairobi merupakan yang tertinggi dengan angka pertumbuhan harga pada kuartal I tahun ini mencapai 24,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.Jakarta berada pada urutan kedua dengan angka pertumbuhan 14,3% pada periode yang sama, lalu Miami sebesar 13,9% dan London yang tumbuh pula sebesar 11,9%.Keempat kota itu saling berkejaran mencapai pertumbuhan harga propertinya justru pada saat indeks harga properti di dunia mengalami penurunan secara keseluruhan.Hal itu terungkap dalam hasil survei yang dilakukan oleh Knight Frank, salah satu perusahaan konsultan real estat ternama di dunia yang berbasis di London, sebagaimana dikutip situs worldpropertychannel.Menurut hasil survei itu, ada kota lain yang juga mencapai pertumbuhan harga tapi nilainya di bawah 10%, seperti Manhattan sebesar 9,2%, Moskwa (5,7%), Zurich sebesar 3%, Beijing (2,9%), Cape Town (2,9%), Dubai sebesar 0,3% dan Los Angeles pada angka 0,1%.Sementara itu, menurut survei itu lagi, kota-kota lain justru mengalami penurunan harga, seperti Mumbai turun sebesar 9,1%, Sydney jatuh 9%,

 

Kuala Lumpur sebesar 8,8%, Tel Aviv jatuh pula 8,1%, Monaco sebesar -7,7%, Shanghai juga -7,5%, Jenewa jatuh 5%, Paris sebesar -4,5%, Madrid sebesar -4,3% hingga Singapura yang turun 2,2%.Menurut data Knight Frank, secara keseluruhan harga properti di kota-kota utama di dunia turun sebesar 0,4% pada kuartal I tahun ini.Dalam penilaian Knight Franks, realisasi pada kuartal I tahun ini itu mengambarkan penurunan indeks harga properti terbesar untuk pertama kalinya sejak masa resesi 2009. (ra)

 

 

BACA JUGA:

>>Jakarta Stocks Decline 1.48% In Today's Closing Session

>> MARKET CLOSING—IHSG Anjlok 61,07 Poin

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top