Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI SUKHOI: Otoritas bandara diperkuat

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Mei 2012  |  18:51 WIB

 

 

JAKARTA: Tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di lereng Gunung Salak Bogor pada Rabu pekan lalu dinilai menjadi momentum memperkuat kelembagaan otoritas bandara, meningkatkan infrastruktur, dan membentuk badan navigasi. 

Anggota Komisi V DPR Muhamad Arwani Thomafi mengatakan selama ini kelayakan infrastruktur bandara Indonesia tertinggal dari negara lain. 

Selain itu, perlu adanya penguatan pelayanan navigasi guna mencegah tragedi serupa kembali terjadi. 

Terkait dengan ini pihaknya mendesak pemerintah segera membentuk badan pelayanan navigasi yang merupakan bagian penting dalam memastikan keselamatan penumpang. 

Badan tersebut, adalah amanat UU No.1/2009 tentang Penerbangan. Sistem pelayanan navigasi nantinya akan ditempatkan di sejumlah bandara yang masih memiliki catatan buruk. 

“Kita bukan untuk mencari siapa yang salah, kejadian Sukhoi ini jadi momen bagi kita, DPR, pemerintah. Pertama, perkuat otoritas bandara, kelayakan infrastuktur, kedua bentuk badan navigasi,” katanya dihubungi di Jakarta, hari ini, Minggu 13 Mei 2012. 

Pasal 271 UU No.1/2009 menyebutkan pemerintah perlu membentuk satu lembaga penyelenggara pelayanan penerbangan guna menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan.Anggota Fraksi PPP ini juga menekankan pentingnya SDM dan infastruktur dari Air Traffic Control yang saat ini dinilai belum menyesuaikan diri dengan kemutakhiran dari pesawat—pesawat canggih di dunia.Joy flight tersebut tidak melanggar peraturan karena sudah mengantongi diplomatic clearance dari Kementerian Luar Negeri, security clearence dari Mabes TNI Angkatan Udara, dan approval flight dari Kementerian Perhubungan.“Prosedur mereka sudah sesuai maka joy flight bisa dilakukan, izin mereka sudah komplet, mereka juga tidak melanggar,” katanya.Pemerintah Indonesia dalam hal ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi akan didukung oleh Pemerintah Rusia guna menginvestigasi secara cepat insiden jatuhnya pesawat Sukhoi itu. Pemerintah Rusia sudah mendatangkan dua tim masing—masing terdiri dari 41 dan 37 ahli dari Rusia guna membantu tim KNKT. (msb)

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

>>> 10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

>>> 5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

>>> 10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM

>>BACA JUGA

Gara-gara JPMorgan, ORANG TERKAYA DI DUNIA merugi US$4,2 miliar

KRONOLOGI JATUHNYA SUKHOI versi Kementerian Perhubungan

KINERJA KUARTAL I/2012: Laba bersih Bakrie Plantations anjlok 64%

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Tahir Saleh

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top