Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA ASURANSI: Kuartal I, Premi Asei tembus Rp417 miliar

JAKARTA: Premi bruto PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero), BUMN yang bergerak di bidang asuransi ekspor, tumbuh lima kali lipat dari Rp80,60 miliar pada kuartal I/2011 menjadi Rp417,56 miliar pada kuartal I/2012 didukung oleh pertumbuhan asuransi umum.Presiden
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  16:24 WIB

JAKARTA: Premi bruto PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero), BUMN yang bergerak di bidang asuransi ekspor, tumbuh lima kali lipat dari Rp80,60 miliar pada kuartal I/2011 menjadi Rp417,56 miliar pada kuartal I/2012 didukung oleh pertumbuhan asuransi umum.Presiden Direktur ASEI Zaafril Razief Amir menyebutkan premi yang diperoleh sampai dengan akhir kuartal I tersebut menyumbang 41% dari total target premi bruto tahun ini Rp1,02 triliun.“Industri asuransi tetap memiliki prospek cukup baik pada tahun ini. Selain asuransi umum, asuransi kredit, surety ship, dan asuransi kredit tumbuh baik. Salah satu faktor yang mendukung karena semakin banyak penutupan kredit perbankan,” ujarnya, hari ini.Dia memaparkan perolehan premi bruto dari lini usaha asuransi umum melonjak tajam dari Rp55,53 miliar menjadi Rp375,13 miliar. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi di antara empat lini usaha yang dijalankan oleh ASEI.Lini usaha asuransi kredit membukukan premi bruto Rp20,15 miliar, naik dari Rp14,60 miliar; lini usaha surety ship naik dari Rp6,69 miliar menjadi Rp12,94 miliar, dan asuransi ekspor naik dari Rp3,76 miliar menjadi Rp9,33 miliar.“Di surety ship, ada perbaikan yang signifikan karena kerjasama cukup baik dengan dunia usaha yang butuh bank garansi, performance bond, dan macam-macam penjaminan untuk menjamin lancarnya suatu proyek,” ujarnya.Dia menyebutkan klaim yang dibayarkan oleh perseroan sepanjang kuartal I/2012 justru turun menjadi Rp9 miliar, dari sebelumnya Rp14 miliar.“Klaim rasio kami 15%, itu tergolong rendah jika dibandingkan dengan rata-rata klaim rasio industri asuransi secara nasional sekitar 37%,” katanya.Pengelolaan premi (underwriting) pada periode tersebut membuahkan hasil Rp34 miliar, naik 33% dari Rp26 miliar.Sebagaimana halnya perolehan premi, hasil underwriting tertinggi dibukukan oleh lini usaha asuransi umum, yaitu sebesar Rp16,39 miliar, naik dari Rp12,64 miliar.Adapun hasil underwriting asuransi kredit mencapai Rp9,86 miliar, naik dari Rp8,35 miliar; surety ship  Rp4,23 miliar, naik dari Rp2,38 miliar; dan asuransi ekspor Rp3,48 miliar, naik dari Rp2,11 miliar.Total laba bersih mencapai Rp28 miliar, naik 17% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp24 miliar, dengan jumlah aktiva sebesar Rp1,01 triliun, naik dari Rp830 miliar.“Ini pertama kalinya ASEI masuk jajaran asuransi dengan aset Rp1 triliun. Perlu diketahui, aktiva ASEI sepenuhnya berasal dari dana organik sendiri, tidak disupport oleh pemilik saham,” ujarnya.(faa)

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

Ini 10 Artikel MOST READ Setahun Terakhir


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top