Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DITJEN PAJAK: Ditjen Pajak krisis kepercayaan

 
Erlan Imran
Erlan Imran - Bisnis.com 09 Mei 2012  |  18:21 WIB

 

 

JAKARTA: Rendahnya tingkat penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Wajib Pajak Badan dinilai sebagai bentuk ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola fiskal negara.

 

Pengamat Perpajakan Universitas Indonesia Gunadi menuturkan jumlah penyerahan SPT Tahunan yang hanya 456.661 WP Badan mengindikasikan tingginya keluhan masyarakat terhadap kinerja Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak).

 

“Ada semacam miss trust dari para wajib pajak, ini yang menyebabkan masyarakat kurang pro aktif,” ujar Gunadi saat dihubungi Bisnis, Rabu, 9 Mei 2012.

 

Berdasarkan data Ditjen Pajak yang diterima Bisnis, SPT Tahunan per 30 April tercatat 10.006.189, terdiri dari SPT Badan yang hanya sebanyak 456.661 dan SPT Orang Pribadi sebesar 9.549.528.

 

Jika dibandingkan dengan periode yang sama 2011, total penyampaian SPT Tahunan mengalami pertumbuhan  10,77%. Namun, jumlah penyerahan SPT Tahunan WP Badan 2012 lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya 520.375 dengan jumlah WP terdaftar 1.590.154.

 

“Jumlah penyerahan terbilang kecil, tidak sampai 40% bahkan dari WP Badan terdaftar, apalagi tahun ini WP sudah bertambang,” katanya.

 

Gunadi mengatakan Dirjen Pajak juga belum optimal melakukan sosialisasi proses penyerahan SPT Tahunan kepada wajib pajak. Pasalnya, banyak wajib pajak yang enggan menyampaikan SPT Tahunan karena merasa awam dengan prosedur teknis.

 

Dalam prakteknya, menurut dia, Account Representative atau AR yang bernaung di bawah Direktur Pengawasan I harus mampu melakukan tugas dengan baik. Antara lain, lanjut dia, dengan mengimbau dan membimbing WP dalam proses administrasi.

 

Sebagai informasi, AR berkewajiban melaksanakan pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan, melaksanakan bimbingan dan himbauan kepada WP.

 

Menurut situs Ditjen Pajak, Tugas dilakukan berdasarkan jenis usaha sehingga meningkatkan profesionalisme dan meningkatkan produktivitas kerja agar lebih terfokus.

 

“Sebenarnya Ditjen pajak sudah menjalani prosedur surat menyurat untuk mengingatkan WP menyerahkan SPT, tapi itu pun belum maksimal,” katanya.(msb)

 

BACA JUGA

>>IHSG Turun 52,01 Poin

>>Buyback Antam longsor Rp11.000/gram

>>Bakrie Upsize Ownership In Bumi Resources

10 Artikel Pilihan Bisnis.com

5 Kanal terpopuler Bisnis.com

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lavinda

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top