Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABAR JABAR: Pengangguran di Jabar hampir 2 kali lipat di Jateng & Jatim

BANDUNG: Sejumlah peristiwa bisnis dan ekonomi mewarnai sejumlah surat kabar yang terbit di Bandung hari ini, Selasa 8 Mei 2012. Berikut ringkasannya:
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  08:00 WIB

BANDUNG: Sejumlah peristiwa bisnis dan ekonomi mewarnai sejumlah surat kabar yang terbit di Bandung hari ini, Selasa 8 Mei 2012. Berikut ringkasannya:

 

Pengangguran Jabar

Jawa Barat menempati posisi ketiga dengan jumlah pengangguran terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

 

Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat, per Februari 2012 tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa barat mencapai 1.968.006 orang atau sebesar 9,78% dari jumlah angkatan kerja.

 

Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar Dyah Anugrah Kuswardani mengatakan pengangguran di Jabar lebih tinggi dari provinsi lain di Jawa seperti Jawa Tengah 5,88% & Jawa Timur 4,13%.

 

Ttingkat pengangguran terbuka lulusan SMA kejuruan jadi penyumbang terbesar pengangguran di Jabar yaitu 281.345 orang atau mencapai 14,52% dari porsi pekerja dan angkatan kerja. (Sindo)

 

Pelanggan seluler

Jumlah pelanggan telepon seluler di Indonesia pada kuartal I/2012 tercatat mencapai 255 juta, dengan pangsa terbesar dikuasai Telkomsel disusul Indosat dan XL Axiata.

 

Berdasarkan data  Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia, Telkomsel mendominasi pasar dengan jumlah pelanggan 109,88 juta, lalu PT Indosat 52,1 juta dan XL Axiata 46,4 juta nomor.

 

Adapun, jumlah pelanggan fixed wireless access (FWA) hanya berjumlah 35 juta orang dan sisanya sekitar 11,62 juta pelanggan tersebar di beberapa operator lain. (Bisnis Indonesia)

 

Penjualan rumah

Ketua Real Estat Indonesia Jabar Yana Mulyana mengatakan penjualan rumah tipe 36 di Jawa Barat Januari-Maret tercatat 337 unit. Padahal pada periode sama tahun lalu terjual ribuan unit.

 

Penyebab turunnya penjualan adalah dampak pemberlakuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dan patokan harga Rp70 juta untuk rumah tipe 36. (Tribun Jabar) (K38/Bsi)

 

 

+++ JANGAN LEWATKAN ARTIKEL BERIKUT:

Awas! FBI Sadap Facebook, GMail, YM dan Skype!

ROKOK Bukan Penyebab KANKER?

Ini Dia SAHAM PILIHAN Hari Ini

Baca Koran BISNIS INDONESIA Hari Ini


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ajijah

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top