Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AL QAEDA: Walah, bom pakaian dalam di pesawat?

JAKARTA: Amerika Serikat kembali mencetak prestasi dalam perang melawan terorisme kali ini berhasil menggagalkan rencana terror bom yang dilakukan oleh cabang Al-Qaeda Yaman untuk meledakkan sebuah pesawat dengan menggunakan bom pakaian dalam.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  08:54 WIB

JAKARTA: Amerika Serikat kembali mencetak prestasi dalam perang melawan terorisme kali ini berhasil menggagalkan rencana terror bom yang dilakukan oleh cabang Al-Qaeda Yaman untuk meledakkan sebuah pesawat dengan menggunakan bom pakaian dalam.

 

Bom pakaian dalam atau underwear bomb digunakan mirip rompi dan disembunyikan di balik kaos atau pakaian sang pelaku. Peranti ini juga digunakan dalam teror Bali Oktober 2002 yang dirancang Umar Patek dan Dr. Azahari.

 

"Perangkat itu untuk digunakan oleh seorang pembom bunuh diri di sebuah pesawat," kata pejabat anonim itu seperti dikutip dari ABC.net.au hari ini.

 

Menurut pejabat tersebut pengungkapan rencana yang dilakukan oleh kelompok Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) itu ditemukan pada tahap awal dan merupakan "kisah sukses" bagi pemerintah AS bekerja sama dengan sekutu.

 

"Tanpa bisa dibantah ini adalah keberhasilan menemukan fakta setiap maskapai penerbangan yang berisiko," tambah pejabat itu.

 

Bom tersebut memiliki "perbedaan penting" dari peledak yang digunakan dalam usaha yang gagal untuk meledakkan pesawat tujuan AS pada Natal 2009 yang juga terkait dengan AQAP.

 

Disebut titik lemah maskapai karena bom kolor ini menggunakan "perangkat non-logam," sehingga sulit deteksi oleh keamanan bandara. "Ini menunjukkan AQAP beradaptasi dalam hal metodologi dan taktik"

 

Caitlin Hayden, wakil juru bicara untuk Dewan Keamanan Nasional menyatakan Presiden Barack Obama telah mendapat penjelasan mengenai plot pada April dan diyakinkan.

 

"Presiden telah diberi tahu alat ini tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat, dia memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri dan memerintahkan aparat dan intelijen mengambil langkah apapun yang diperlukan," ujar Hayden dalam sebuah pernyataan .

 

AQAP telah dikaitkan dengan plot Natal 2009 di mana bom yang diletakkan di pakaian dalam gagal meledak di pesawat menuju Detroit, dan upaya pada 2010 untuk meledakkan pesawat kargo menuju ke Amerika Serikat dengan bahan peledak yang tersembunyi di cartridge printer. (arh)

 

 

+++ JANGAN LEWATKAN ARTIKEL BERIKUT:

Awas! FBI Sadap Facebook, GMail, YM dan Skype!

ROKOK Bukan Penyebab KANKER?

CHARLES SAERANG, Demi Perempuan

Jika Menteri Perindustrian MS HIDAYAT bicara Pekerja Seks Perempuan

Baca Koran BISNIS INDONESIA Hari Ini


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Algooth Putranto

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top