Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TIGA SEKTOR jadi penyerap naker terbesar DIY

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  20:45 WIB

 

YOGYAKARTA : Sektor perdagangan, rumah makan, jasa akomodasi merupakan sektor yang mampu menyerap tenaga kerja paling banyak di DIY. Pada triwulan I 2012 ini serapannya mencapai 27% dari total jumlah penduduk yang bekerja.
 
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Wien Kusdiatmono mengatakan bila ditinjau dari lapangan pekerjaan utama, penduduk yang bekerja di sektor tersebut dan juga Sektor industri dan Konstruksi meningkat tajam jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.
 
Penyerap tenaga kerja kedua terbesar, lanjutnya, yakni sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan, & perikanan yang menyerap 24,2%, disusul sektor jasa kemasyarakatan, sosial, & perorangan yang menyerap 20,3%. 
 
“Sektor lainnya yang juga cukup berperan yakni sektor industri yang serapannya mencapai 15,7% dan sektor konstruksi sebesar 5,9%,” ujarnya hari ini.
 
Berdasarkan data BPS jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas)  mencapai 2,74 juta. Sementara jumlah angkatan kerja mencapai 1,92 juta yang terdiri dari jumlah orang yang bekerja mencapai 1,84 juta orang, sedangkan pengangguran mencapai sekitar 78.800 orang. 
 
Dia menjelaskan tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di DIY berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2012 mencapai 70,47% atau turun dibandingkan periode yang sama tahun 2011 (YoY) yang mencapai 72,11%. 
 
 “Pola perkembangan TPAK pada periode 2009-2012 tidak banyak berubah tetapi terdapat kecenderungan  pada Agustus TPAK lebih rendah bila dibandingkan kondisi bulan Februari,” tuturnya. 
 
Dari jumlah buruh yang bekerja di DIY, terutama terserap sebagai buruh atau karyawan sebesar 38,6%, diikuti berusaha dibantu buruh tidak tetap mencapai 20,5%.
 
“Penduduk yang bekerja di kegiatan informal mencapai 57,4%. Persentase pekerja informal mengalami sedikit peningkatan bila dibandingkan pada Februari 2011 yang hanya 56,4%,” ujarnya.
 
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DIY hingga Februari 2012 mencapai 4,09% atau jumlah penganggur mencapai 78.800 orang, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan posisi Februari 2011 yang masih 5,47%.
 
Namun, dia menambahkan jika dibandingkan dengan posisi Agustus 2011 mengalami peningkatan. Pada Agustus 2011 TPT hanya sebesar 3,97%.
 
“Di wilayah DIY angka TPT sejak 2009 hingga 2012 selalu berada dalam kisaran 4-5%. Angka ini relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan TPT nasional yang berkisar 6-7%,” tutunya. (sut) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Alfin Arifin

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top