ASURANSI GLOBAL: AIG janjikan lunasi dana bailout 2013

NEW YORK: Raksasa asuransi global American International Group Inc (AIG) menjanjikan pelunasan dana talangan (bailout) selesai pada 2013.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 April 2012  |  10:31 WIB

NEW YORK: Raksasa asuransi global American International Group Inc (AIG) menjanjikan pelunasan dana talangan (bailout) selesai pada 2013.

 

Kepemilikan saham AIG didominasi oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat setelah pemerintah memberikan bantuan dana bailout pada 2008.

 

"Pemerintah punya pilihan jika ingin melepas sahamnya. Hal tersebut berpeluang terjadi dalam 12 bulan ke depan," ujar Direktur Utama AIG Steve Miller.

 

CEO AIG Robert Benmosche telah membeli kembali sejumlah saham milik pemerintah guna mengembalikan independensi AIG dan meningkatkan nilai return on equity.

 

Bulan lalu, transaksi pembelian saham milik pemerintah mencapai nilai US$3 miliar dengan harga saham per lembar US$29. Pembelian saham kembali oleh AIG membuat komposisi kepemilikan saham pemerintah menjadi 70%.

 

"Kami semakin dekat pada titik di mana akan mampu mengembalikan setiap dolar yang diberikan pemerintah kepada perusahaan ini, ditambah dengan laba," kata Miller.

 

Adapun, juru bicara Departemen Keuangan AS Matthew Anderson menolak untuk berkomentar.

 

AIG diperkirakan akan memeroleh dana buyback melalui distribusi dana dari sejumlah anak usaha dan penjualan aset perseroan, termasuk mengurangi kepemilikan saham di AIA Group Ltd.

 

Analis Deutsche Bank AG Josh Shanker memproyeksikan AIG akan mengeluarkan dana buyback sekitar US$15 miliar -US$20 miliar.

 

AIG diselamatkan pada 2008 dengan total dana bailout mencapai US$182,3 miliar. Dana bailout diperoleh dari fasilitas kredit Federal Reserve sebesar US$60 miliar, Departemen Keuangan AS sebesar US$69,8 miliar, dan penjualan aset US$52,5 miliar.

 

Perseroan telah melunasi fasilitas kredit Federal Reserve. Kepemilikan saham pemerintah sebanyak 90% perlahan berkurang seiring dengan pembelian saham kembali oleh AIG. (Bloomberg/Edw/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top