Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Mataram renovasi pasar tradisional

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 November 2011  |  17:45 WIB

 

MATARAM: Pemkot Mataram melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat berupaya menghidupkan kegiatan ekonomi kerakyatan di Lombok Tengah dengan membangun pasar representatif senilai Rp39 miliar.
 
Mahmudin Tura, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat,  mengatakan selama ini kegiatan ekonomi kerakyatan di kawasan Lombok tengah, khususnya melalui proses pergerakan jual beli di pasar setempat, dan dilakukan di Pasar Mandalika, kurang berjalan maksimal.
 
Bahkan, katanya, selama ini Pasar Mandalika memang sering mendapat penilaian miring karena kondisinya sangat memprihatinkan, seperti ketika musim hujan tiba, selalu ada genangan air sehingga pasar jadi becek dan tidak nyaman untuk didatangi. Kondisi ini terjadi karena letak pasar lebih rendah dari jalan raya.
 
Bertolak dari kondisi Pasar Mandalika itu, pada 2012 Pemkot Mataram  akan membangun pasar yang representatif senilai Rp39 miliar.
 
"Sudah diajukan proposal dana pembangunan pasar itu. Terinci untuk bangunan fisik pasar diperkirakan menghabiskan Rp36 miliar, dan Rp3 miliar untuk perencanaan serta pengawasan," katanya.
 
Mahmudin lebih jauh menjelaskan sumber pendanaan pasar berasal dari pemerintahan pusat melalui Kementerian Perdagangan. Untuk tahap awal, dana akan cair sebesar Rp7,5 miliar sekitar Desember mendatang dan digunakan untuk membangun 2 los pasar. Selanjutnya dana akan diberikan secara bertahap. 
 
Selain Dinas PU, lanjutnya, proses pembangunan pasar juga akan melibatkan pula Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), yang akan menjadi satker pasar. Pembangunan pasar diperkirakan segera dimulai pada Mei 2012 agar bisa segera memberikan efek positif bagi masyarakat sekitar. 
 
"Untuk pembuatan desain pasar dianggarkan Rp500 juta. Nantinya lantai Pasar Mandalika akan dinaikkan, sehingga  ketika hujan datang, pedagang tidak terganggu genangan air. Pasar pun akan nampak lebih bersih," paparnya. (sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Tri Vivi Suryani

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top