Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sudan Selatan minati tata kelola lingkungan RI

Nusa Dua, BALI: Pemerintah Sudan Selatan menyatakan minat untuk mempelajari pengelolaan lingkungan hidup dari Indonesia, setelah negara tersebut secara resmi memperoleh kemerdekaan pada Juli 2011.Ketertarikan tersebut disampaikan secara terbuka oleh
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 November 2011  |  16:10 WIB

Nusa Dua, BALI: Pemerintah Sudan Selatan menyatakan minat untuk mempelajari pengelolaan lingkungan hidup dari Indonesia, setelah negara tersebut secara resmi memperoleh kemerdekaan pada Juli 2011.Ketertarikan tersebut disampaikan secara terbuka oleh Menteri Lingkungan Hidup Sudan Selatan William Garzing usai bertemu Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Balthasar Kambuaya di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), hari ini."Intinya Sudan Selatan ingin belajar pengelolaan lingkungan dari kita. Saat datang di Bali, dia kagum dengan penataan lingkungan dan banyak pohon-pohon hijau yang tumbuh dan tertata rapi disini," ujar Balthasar Kambuaya kepada wartawan, sore ini.Sudan Selatan merupakan negara yang baru saja memperoleh kemerdekaan, setelah hampir 50 tahun mengalami gejolak perang saudara.Tahap awal, dia telah meminta kepada William Garzing agar memberi masukan kepada kepala negara Sudan Selatan untuk mengambil langkah membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia.Dengan pembukaan hubungan antara dua negara itu, lanjutnya pembicaraan kerjasama dalam berbagai bidang diharapkan berjalan baik dan saling menguntungkan dua belah pihak."Mereka belum punya kantor perwakilan di Indonesia. Itu yang saya sampaikan kepada mereka agar membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia terlebih dahulu. Banyak hal yang bisa dipelajari oleh Sudan Selatan dari Indonesia, termasuk dalam bidang pendidikan," tuturnya.Balthasar menawarkan kerjasama di bidang pendidikan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman masyarakat di wilayah itu mengenai pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan."Kita punya banyak perguruan tinggi. Mereka bisa kirim pelajar untuk menempuh pendidikan di Indonesia, serta belajar analisa kebijakan-kebijakan apa saja yang diambil Indonesia di bidang lingkungan hidup," jelasnya.Kebijakan yang dicontohkan Balthasar kepada koleganya itu, salah satunya adalah upaya pemerintah melakukan kegiatan penghijauan melalui gerakan menanam 1 juta pohon. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Stefanus Arief Setiaji

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top