Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPR Gumarang siapkan Rp10 Miliar untuk misi sosial

MATARAM: Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Pitih Gumarang Mataram menganggarkan dana Rp10 miliar untuk program sosial bertajuk poor women dan youth yang digelar di Mataram tahun depan.Direktur Utama BPR Pitih Gumarang Well Zainar mengatakan manajemennya
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 November 2011  |  13:51 WIB

MATARAM: Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Pitih Gumarang Mataram menganggarkan dana Rp10 miliar untuk program sosial bertajuk poor women dan youth yang digelar di Mataram tahun depan.Direktur Utama BPR Pitih Gumarang Well Zainar mengatakan manajemennya memang sudah sejak lama merencanakan program bermisi sosial untuk masyarakat Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).Program poor women and youth itu dirancang sejak 2008, dan baru direalisasi pada 2009. Idenya berawal dari keinginan untuk mengentaskan kemiskinan yang dialami sebagian masyarakat Pulau Lombok.“Sampai sekarang, dana yang tersalur untuk program ini sudah mencapai Rp4 miliar. Debitur berasal dari berbagai pelosok Mataram dan jumlahnya melebihi 800 orang,” katanya hari ini.Zainar menjelaskan program itu dilaksanakan dengan melakukan pertemuan warga dan mengadakan pelatihan manajemen, bisnis dan spiritual.Berdasar pertemuan itu, sambungnya, keberadaan BPR menjadi familiar di masyarakat, sehingga mereka tidak segan untuk menjadi nasabah atau mengikuti program women dan youth.Apalagi, persyaratan untuk mendapatkan pinjaman dari program itu tidak ribet, cukup menyetorkan fotokopi KTP saja.Selanjutkan debitur akan mendapatkan pinjaman yang berkisar antara Rp1 juta-Rp10 juta, dengan bunga 1,75% dalam jangka waktu maksimal 36 bulan.  Meski program menyasar pada masyarakat menengah ke bawah, kenyataannya angka kredit macetnya 0% karena debitur mempunyai kesadaran untuk membayar pinjaman tepat pada waktunya.Untuk tahun 2012, dana yang dianggarkan adalah Rp10 miliar. Debitur diharapkan lebih beragam, berasal dari kalangan pelaku usaha di bidang home industry, kerajinan, perikanan, peternakan dan lainnya.Zainar mengatakan pihaknya juga ingin memberi dukungan modal pada pengusaha, khususnya yang memiliki komitmen untuk memiliki karyawan yang suatu saat dipersiapkan untuk memiliki usaha secara mandiri.“Kalau bisa tercapai, maka masyarakat akan memiliki kemandirian ekonomi. Makanya saya mengharapkan semua elemen yang terkait bersama-sama terlibat mengentaskan warga dari kemiskinan." (K3/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Tri Vivi Suryani

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top