Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Infrastruktur inti distribusi ditarget rampung 2016

NUSA DUA, Bali: Pemerintah menargetkan proyek-proyek infrastruktur inti di sektor distribusi dan perdagangan barang dan jasa rampung pada 2016.Proyek-proyek inti itu a.l. pembangunan jalan tol, jembatan antarpulau, terminal feri antarpulau, dan pusat
Tusrisep
Tusrisep - Bisnis.com 15 November 2011  |  16:36 WIB

NUSA DUA, Bali: Pemerintah menargetkan proyek-proyek infrastruktur inti di sektor distribusi dan perdagangan barang dan jasa rampung pada 2016.Proyek-proyek inti itu a.l. pembangunan jalan tol, jembatan antarpulau, terminal feri antarpulau, dan pusat distribusi logistik di kawasan Indonesia Timur.Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Gusmardi Bustami penyelesaian proyek-proyek itu menjadi modal kerja sama perdagangan di kawasan Asean."Sekarang kondisi Indonesia sama dengan Filipina, yang berbasis kepulauan. Pada konteks ini jalur perdagangan antarpulau masih sangat diperlukan," katanya di Nusa Dua, Bali hari ini.Berdasarkan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), pemerintah mendistribusikan 22 kegiatan ekonomi dalam setiap koridor ekonomi.Dimulai dari Jawa dengan tekstil, makanan minuman, transportasi, teknologi informasi, alutsista, perkapalan dan area jabodetabek.Sumatra difokuskan pada kelapa sawit, batu bara, perkapalan, besi baja, sedangkan Kalimantan fokus pada pengembangan kelapa sawit, perkayuan, migas, besi baja, bauksit, batu bara.Di kawasan timur, pengembangan dibagi menjadi tiga koridor. Sulawesi fokus pada pertanian, kakao, perikanan, nikel dan migas.Bali-Nusa Tenggara untuk pariwisata, peternakan dan perikanan, sedangkan Papua-Kepulauan Maluku ditekankan pada pertanian pangan, perikanan, tembaga,  nikel, dan migas.Pada 2011-2015, infrastruktur pendukung dibangun. Lalu 2015-2020 percepatan infrastruktur industri, dan 2020-2025 penerapan teknologi tinggi untuk pembangunan berkelanjutan. (21/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top