Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Malang pacu koneksi bisnis perajin tempe

MALANG: Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop dan UKM) Kota Malang memacu koneksi bisnis bagi perajin tempe yang ada di Kota Malang dan sekitarnya.Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Informasi Bisnis Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, Yeni Mariyati,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 November 2011  |  22:13 WIB

MALANG: Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop dan UKM) Kota Malang memacu koneksi bisnis bagi perajin tempe yang ada di Kota Malang dan sekitarnya.Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Informasi Bisnis Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, Yeni Mariyati, mengatakan koneksi bisnis yang dilakukan kepada perajin tempe tersebut difokuskan melalui pendampingan dan pameran di berbagai tempat.“Para perajin tempe saat ini tengah kami fasilitasi untuk terlibat dalam berbagai even pameran guna memperluas pasar dan koneksi mereka. Selain itu kami juga rutin melakukan pembinaan,” kata Yeni di Malang hari ini.  Saat ini, di Kota Malang terdapat tak kurang 100 UMKM yang tercatat di Dinkop dan UKM Kota Malang berdiri. Diantara UMKM yang menjadi andalan tersebut adalah perajin tempe Sanan Kota Malang.Disinyalir masih banyak pelaku UMKM di Malang yang belum mendaftarkan usahanya ke Dinkop dan UKM Kota Malang.“Kami optimistis melalui beragam pelatihan, pengembangan, pendampingan, dan pameran, akan merangsang para pelaku UMKM untuk berperan aktif memasarkan produknya masing-masing.”Ditambahkan, kalau hanya sekadar penyuluhan hal itu dinilai tidak cukup efektif karena pelaku UMKM pasti akan menanggapi secara pasif. Karena itu dinkop memformatnya dengan memberikan pendampingan dan fasilitas promosi.“Melalui pendampingan tersebut kami juga bisa mengukur sejauhmana  keinginan mereka untuk memajukan bisnisnya masing-masing. Setiap tahun kami selalu menggelar pameran UMKM secara rutin. Dalam hal ini kami selektif untuk memilih peserta pameran dan diutamakan UMKM yang memroduksi produknya sendiri.”Perajin tempe yang juga pemilik keripik tempe merek Amel Kota Malang, Achmad Solehudin, mengatakan keripik tempe saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan yang menjadi ciri khas kota Malang.“Para perajin tempe menjadi potensi besar untuk meningkatkan perekonomian Kota Malang jika digarap dengan serius. Apalagi jumlah mereka tidak sedikit,” tambah dia.Pendampingan dan koneksi bisnis, kata dia, sangat diperlukan para perajin. Mengingat saat ini persaingan usaha di sektor pembuatan keripik tempe relatif cukup besar. Karena itu perajin dituntut untuk selalu berinovasi dalam menciptakan varian-varian baru.“Selain melakukan produksi secara kontinyu, perajin juga dituntut untuk tiada henti mencari pembeli baru yang prospektif yang bisa menampung produk milik perajin,” jelasnya.Daat ini perajin tempe juga terbantu oleh informasi maupun fasilitas yang diberikan Dinkop dan UKM Kota Malang terutama dalam hal update informasi mengenai manajemen produksi hingga pemasaran.Saat ini produk miliknya 50% diantaranya sudah tersebar ke sejumlah daerah antara lain Bandung, Jakarta, dan Bali. (k25/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`I

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top