Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasak-kusuk marak di Ditjen Pajak

JAKARTA: Kasak-kusuk marak di Ditjen Pajak tentang siapa sebenarnya yang dibidik oleh Kejaksaan Agung dalam penggerebekan di Kantor Pusat Ditjen Pajak, pekan lalu.Dua orang pejabat di kantor pusat Ditjen Pajak yang meminta identitasnya dilindungi mengatakan
Puput Jumantirawan
Puput Jumantirawan - Bisnis.com 13 November 2011  |  21:21 WIB

JAKARTA: Kasak-kusuk marak di Ditjen Pajak tentang siapa sebenarnya yang dibidik oleh Kejaksaan Agung dalam penggerebekan di Kantor Pusat Ditjen Pajak, pekan lalu.Dua orang pejabat di kantor pusat Ditjen Pajak yang meminta identitasnya dilindungi mengatakan kasak-kusuk itu timbul karena beredar spekulasi soal motif di balik penggerebekan itu."Di awal sebenarnya kami sudah tahu siapa-siapa saja yang diincar. Tapi ada informasi baru, dan akhirnya jadi simpang siur. Jadi ya mulai ramai kasak-kusuk," kata satu pejabat kemarin malam.Seperti diketahui, Kamis 3 November lalu Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung menggeledah kantor pusat Ditjen Pajak dan tiga lokasi lain.Ketiga lokasi itu adalah kantor Pengolahan Data dan Dokumen Pajak di Ja­karta Barat, dan dua rumah di Gandaria, Ja­karta Selatan serta Komplek Ci­nere, Jawa Barat.Informasi resmi yang keluar dari Kejaksaan Agung menyebutkan penggeledahan itu merupakan pengembangan kasus pengadaan alat sistem informasi perpajakan pada 2006.Rumah yang digeledah masing-masing milik Bahar, Ketua Panitia Pengadaan Sistem Informasi Manajemen pada 2006, dan Pulung S., Pejabat Pembuat Komitmen.Kejaksaan juga telah menetapkan kedua pegawai itu sebagai tersangka. Namun, keduanya belum ditahan dan masih bekerja seperti biasa. (bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top