Abbas abaikan tentangan AS dan Israel

JAKARTA: Presiden Mahmoud Abbas tetap mengajukan permohonan keanggotaan sekaligus agar PBB mengakui Palestina sebagai negara merdeka di depan 193 anggota majelis umum PBB di New York.Abbas pada Jumat waktu setempat (Sabtu waktu Indonesia) meminta PBB
Tusrisep
Tusrisep - Bisnis.com 24 September 2011  |  12:10 WIB

JAKARTA: Presiden Mahmoud Abbas tetap mengajukan permohonan keanggotaan sekaligus agar PBB mengakui Palestina sebagai negara merdeka di depan 193 anggota majelis umum PBB di New York.Abbas pada Jumat waktu setempat (Sabtu waktu Indonesia) meminta PBB agar mengakui Palestina sebagai negara merdeka, meskipun Amerika dan Israel menentang upaya itu.Berpidato dalam Majelis Umum PBB setelah mendapat sambutan meriah,  Presiden Otorita Palestina itu menyebut Israel “negara penjajah” dan menilai kekuasaan Israel atas wilayah Palestina adalah kebijakan “penjajahan kolonial.”Dia juga mengatakan, akibat perluasan perumahan Israel di wilayah Palestina proses perdamaian ambruk, menyebabkan warga Palestina tidak punya alternatif selain mencari pengakuan atas negara itu secara sepihak.Ditambahkan, pembangunan permukiman Israel yang berkelanjutan adalah ancaman bagi pembentukan negara Palestina. Abbas mengatakan tidak seorang pun yang "berhati nurani" bisa menolak upaya Palestina mendapat pengakuan PBB sebagai negara.Usai menerima permohonan Abbas, Sekjen PBB Ban Ki-moon mengirim permohonan Palestina itu ke Dewan Keamanan PBB untuk dipertimbangkan. Butuh waktu berminggu-minggu bagi Dewan Keamanan PBB mempertimbangkan permohonan tersebut.Sembari menunggu sikap DK PBB, Palestina bisa bergerak melakukan lobi agar Majelis Umum PBB menaikkan status mereka menjadi negara pengamat tanpa hak pilih.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top