Sinarmas Multiartha due diligence bank investasi

JAKARTA: PT Sinarmas Multiartha Tbk tengah memproses uji tuntas (due diligence) melalui bank investasi yang ditunjuk oleh perseroan dalam rangka melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).Direktur Sinarmas Multiartha Kurniawan
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 23 September 2011  |  17:32 WIB

JAKARTA: PT Sinarmas Multiartha Tbk tengah memproses uji tuntas (due diligence) melalui bank investasi yang ditunjuk oleh perseroan dalam rangka melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).Direktur Sinarmas Multiartha Kurniawan Udjaja mengatakan perseroan telah menunjuk bank investasi (investment banker) yang menjadi pengatur dalam aksi korporasi tersebut."Kami sudah tunjuk arranger-nya, tapi belum bisa kami informasikan ditelnya karena saat ini dalam proses due dillegence dengan investor, belum tentu cocok juga," katanya di Jakarta, Jumat sore (23 September).Kurniawan menegaskan pihaknya belum dapat menginformasikan harga dan target dana yang akan diraih dalam aksi korporasi tersebut mengingat segalanya masih dalam pembicaraan. "Jika sudah fixed, kami akan umumkan secara resmi," katanya.Direktur Utama Sinarmas Multiartha Doddy Susanto mengatakan rencana non-preemtive rights itu guna meningkatkan jumlah pemegang saham publik salah satunya dengan dengan melakukan penambahan modal tanpa HMETD yang sudah disetujui oleh rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST)."Untuk pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD ini saat ini sedang dilakukan proses due diligence oleh bank investasi yang kami tunjuk," katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, sore ini.Doddy mengatakan rencana tersebut sudah sesuai dengan Peraturan No.IX.D4 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No.429/2009 tertanggal 9 Desember 2009 perihal Penambahan Modal Tanpa HMETD yakni paling banyak 10% dari modal disetor.Dalam RUPST dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pertengahan tahun ini menyetujui rencana perseroan untuk melakukan penambahan modal tanpa dengan mengeluarkan saham baru.Penambahan modal tersebut sebanyak-banyaknya 622.413.766 lembar saham Seri B dengan nilai Rp100 per saham, atau 10% dari jumlah keseluruhan saham dari modal ditempatkan dan disetor sesuai dengan regulasi.Dalam keterbukaan tersebut, emiten berkode saham SMMA ini juga mengumumkan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham yang bukan merupakan pemegang saham pengendali perseroan per 21 September adalah sebesar 39,47% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.Tahun ini, SMMA menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar di atas Rp100 miliar. Dana tersebut berasal dari kas internal perseroan dan tidak akan dicari melalui pinjaman perbankan maupun penerbitan surat utang.Saat ini dana perseroan juga akan dialokasikan untuk ekspansi beberapa usaha anak perusahaan terutama PT Bank Sinarmas Tbk, PT Asuransi Jiwa Sinarmas, dan PT Sinarmas Multifinance. Adapun multifinance lainnya PT AB Sinarmas Multifinance tidak terlalu diperbesar alokasi anggaran pengembangan bisnis.Harga saham perseroan pada perdagangan sore tadi ditutup pada level Rp4.850 per saham atau terkoreksi 1,02% dari perdagangan sebelumnya. Kapitalisasi pasar perseroan mencapai Rp30,18 triliun. (ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top