"Kegiatan yang berlangsung pada 9-19 Juli 2011 di Ankara, Turki menempatkan Indonesia di peringkat kelima dari 70 negara peserta," kata Totok Suprayitno, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional, hari ini.
Perolehan medali untuk emas masing-masing diraih oleh Stephen Haniel Yuwono, siswa SMAN 1 Purwokerto, Jawa Tengah dan Joses Gradi Nathanael, siswa SMAK BPK Penabur Gading Serpong. Sementara medali perak diraih Andhika Tangguh Pradana, siswa SMA Karisma Bangsa, Tangerang dan Alimatun Nashira, siswa SMAN 1 Yogyakarta.
"Ini merupakan prestasi tertinggi dalam Olimpiade Kimia Internasional yang diraih Indonesia dan sesuai peraturan Menteri Pendidikan Nasional, peraih medali dalam olimpiade internasional berhak mendapatkan beasiswa dari Kemdiknas untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri.
Peraih medali perunggu berhak mendapat beasiswa untuk gelar sarjana, peraih medali perak berhak mendapatkan beasiswa hingga gelar master, dan peraih medali emas berhak mendapatkan beasiswa hingga gelar doktor.
"Tapi ada syaratnya, selama di universitas, mereka harus menjaga prestasi, Jika menurun prestasinya maka Kemdiknas akan memberikan peringatan terlebih dahulu.(api)