Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ubi Cilembu diminati pasar Jepang

BANDUNG: Berikut ini rangkuman berita ekonomi-bisnis yang dimuat di media cetak Bandung hari ini, a.l. industri mamin tumbuh melambat dan ubi cilembu diminati Jepang. INDUSTRI MAMIN: Selama triwulan I/2011, pertumbuhan industri makanan dan minuman melambat
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 April 2011  |  01:38 WIB

BANDUNG: Berikut ini rangkuman berita ekonomi-bisnis yang dimuat di media cetak Bandung hari ini, a.l. industri mamin tumbuh melambat dan ubi cilembu diminati Jepang. INDUSTRI MAMIN: Selama triwulan I/2011, pertumbuhan industri makanan dan minuman melambat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Kenaikan harga minyak, banyaknya produk impor ilegal dan berbagai perubahan geopolitik dunia, diduga menjadi penyebab penurunan pertumbuhan itu. (Pikiran Rakyat)INDUSTRI KREATIF: Bank BNI mendukung pengembangan industri kreatif di Jabar dengan memberikan fasilitas pendanaan maupun dukungan lainnya kepada komunitas industri kreatif yang dinilai potensial. (Pikiran Rakyat)UBI CILEMBU: Ubi cilembu yang dihasilkan petani di wilayah Desa Cilembu, Kec. Pamulihan, Kab. Sumedang, selain disukai masyarakat lokal ternyata juga banyak diminati warga asing. Faktanya, ubi cilembu yang memiliki aroma dan rasa sangat khas bila dibandingkan dengan jenis ubi lainnya itu ternyata sudah merambah pasar Jepang.(Galamedia)PERKUAT JARINGAN: PT XL Axiata Tbk Central Region mencakup wilayah Jabar,Jateng, dan Yogyakarta akan fokus memperkuat jaringan data melalui pembangunan 1.200 based transceiver station (BTS) pada 2011. (Seputar Indonesia Jabar)DANA PKBL: PT Jasa Marga Tbk cabang Purbaleunyi menargetkan penyaluran pinjaman modal kerja senilai Rp2,3 miliar tahun ini melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). (Seputar Indonesia Jabar)(er)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top