JAKARTA: Asuransi Jiwa Bersama (Bumiputera) 1912 berhasil membukukan tingkat solvabilitas sebesar 125% hingga akhir 2010, sekaligus memastikan diri lolos dari persyaratan minimal yang ditetapkan pemerintah.
Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 504/KMK.06/2004 pemerintah menetapkan perusahaan asuransi jiwa mutual (perusahaan yang bukan berbentuk Perseroan Terbatas/PT) harus mampu membayar utang dengan menggunakan aset perusahaan (solvabilitas) minimal 100% sampai akhir 2010. Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi mengatakan pencapaian solvabilitas di atas 125% itu juga dihitung berdasarkan persetujuan Kementerian Keuangan untuk menggunakan mekanisme reasuransi dalam perhitungan tingkat kesehatan perusahaan. Menurut dia, melalui mekanisme ini masalah perimbangan kekayaan dan kewajiban yang disyaratkan regulator bisa terpenuhi. Mekanisme seperti ini lazim digunakan oleh perusahaan asuransi di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. "Dengan mekanisme tersebut, berdasarkan data sementara [unaudited], Bumiputera per Desember 2010 mencatat tingkat solvabilitas berada pada kisaran 125% dan perimbangan aset investasi terhadap kewajiban sekitar 104%," ujarnya, hari ini. Dirman menyatakan pola ini dijalankan secara simultan dengan perubahan dalam strategi bisnis, seperti penerapan good corporate governance (GCG), efisiensi, efektivitas manajemen, produktivitas pemasaran dan optimalisasi pengelolaan investasi, serta perbaikan dalam teknologi informasi. "Dengan demikian, pola reasuransi menjadi satu paket dengan pola operasional yang pada akhirnya akan membuat Bumiputera menjadi perusahaan yang kuat, sehat dan menguntungkan bagi seluruh pemegang polis," jelasnya.(esu)Bumiputera bukukan solvabilitas 125%
JAKARTA: Asuransi Jiwa Bersama (Bumiputera) 1912 berhasil membukukan tingkat solvabilitas sebesar 125% hingga akhir 2010, sekaligus memastikan diri lolos dari persyaratan minimal yang ditetapkan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Mardianah Noerdjali
Editor : Mursito
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
