Isnaela beri keterangan berbeda dengan BAP

JAKARTA: Isnaela, saksi yang dihadirkan dalam lanjutan sidang Komjen Pol. Susno Duadji dalam perkara korupsi pengamanan pemilihan gubernur Jabar pada 2008, memberikan keterangan berbeda antara di berita acara penyidikan (BAP) dan keterangan di sidang."Yang
Herdi Ardia
Herdi Ardia - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  08:26 WIB

JAKARTA: Isnaela, saksi yang dihadirkan dalam lanjutan sidang Komjen Pol. Susno Duadji dalam perkara korupsi pengamanan pemilihan gubernur Jabar pada 2008, memberikan keterangan berbeda antara di berita acara penyidikan (BAP) dan keterangan di sidang."Yang benar yang di BAP, soalnya saya lupa [keterangan soal perintah Susno Duadji]," ujarnya di sela-sela sidang Susno Duadji hari ini.Penegasan Isnaela itu setelah kuasa hukum Susno Duadji yakni Henry Yosodinigrat mengatakan antara jawaban nomor 17 di BAP beda dan keterangan pada persidangan.

"Di BAP saksi [Isnaela] mengatakan pemotongan dana pengamanan pemilihan gubernur Jawa Barat atas perintah Kapolda saat itu [Susnoi], sekarang tak tahu," kata Henry pada kesempatan yang sama.Isnaela yang saat itu menjabat sebagai Bendahara Bagian Keuangan Polres Garut mengatakan pemotongan dana pengamanan terjadi pada pencairan tahap empat dimana dalam kuitansi tertulis Rp700 juta tetapi yang diterima sebesar Rp300 juta. "Dana pengamanan pada pencairan tahap satu sampai tiga tak ada pemotongan," jelasnya.Dia mengakui pengambilan dana tahap empat tersebut di Bagian Keuangan Polda Jawa Barat ada mantan Kepala Bagian Akutansi Polda Iwan Gustiawan dan staf bidang keuangan Polda Yultje Apryanti. Iwan mengatakan dana pengamanan ada pemotongan tetapi tapi tidak memberitahu atas perintah siapa.Sementara itu, Susno Duadji kembali membantah telah memerintahkan pemotongan dana pengamanan pemilihan Gubernur Jabar.

"Saya tidak pernah perintahkan Iwan melakukan pemotongan dana pengamanan pemilihan gubernur Jawa Barat, dan Iwan sendiri tak pernah mengatakan terima perintah dari saya lakukan pemotongan dana tersebut," kata Susno menanggapi kesaksian Isnaela.Dana pengamanan pemilihan gubernur Jawa Barat pada 2008 sebesar Rp27 miliar itu diduga dikorupsi Susno sebesar Rp8 miliar. Dana tersebut juga diketahui untuk membeli traveler cheque. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top