Yultje berikan kesaksian kasus Susno Duadji

JAKARTA: Saksi Yultje Apriyanti, mantan pegawai negeri sipil pada Bidang Keuangan Polda Jawa Barat, mengaku pemotongan anggaran bagi Polres dalam pengamanan pemilihan gubernur di Jawa Barat pada 2008 lalu karena perintah atasannya saat itu Kombes Pol.
Herdi Ardia
Herdi Ardia - Bisnis.com 23 Desember 2010  |  09:49 WIB

JAKARTA: Saksi Yultje Apriyanti, mantan pegawai negeri sipil pada Bidang Keuangan Polda Jawa Barat, mengaku pemotongan anggaran bagi Polres dalam pengamanan pemilihan gubernur di Jawa Barat pada 2008 lalu karena perintah atasannya saat itu Kombes Pol. Maman Abdulrahman Pasya."Saya diperintahkan untuk mendistribusikan dana pengamanan pada tahap keempat, saya [waktu itu] dipanggil Pak Iwan [AKBP Iwan Gustiawan, mantan Kasubdit Pembiayaan dan Akuntansi Bidang Keuangan Polda] dengan menyuruh distribusikan [uang pengamanan] ke Polres, tapi ada kebijakan pemotongan," ujarnya dalam kesaksian di sidang Susno Duadji, hari ini.Saat itu, lanjutnya, Maman menyerahkan lembaran yang berisi rincian dana yang seharusnya diterima seluruh Polres dan Polwil dan berapa pemotongan. Dengan pemotongan itu anggaran pengamanan pemilihan gubernur jawa Barat sebesar Rp27 miliar tersisa sekitar Rp8 miliar.Dalam berita acara, Komjen Pol. Susno Duadji yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat menyunat anggaran pengamanan pemilihan gubernur senilai Rp8,5 miliar.Dia mengaku setelah pengucuran dana tahap keempat pengamanan diperintahkan untuk membagikan uang kepada pejabat utama di Kapolda Jawa Barat saat itu dengan rincian uang dibagi kepada 20 kepala biro, yang berpangkat AKBP mendapatkan Rp7,5 juta per orang, berpangkat Kombes sebesar Rp15 juta - Rp20 juta. "Dalam surat penyerahan tertera atensi dari Kapolda. Jumlah yang dibagikan kurang lebih Rp400 juta yang asalnya dari selisih sisa yang dibayarkan ke bensat [Bendahara Satuan Polres], buat Kapolda [Susno] kalau gak salah Rp50 juta, Wakapolda Rp30 juta," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top