Kadin tolak kriminalisasi pengusaha

JAKARTA: Kadin Indonesia mendukung Jaksa Agung Basrief Arief dalam pemberantasan korupsi dan pengawasan jaksa nakal. "Pertama [kedatangan] kami [bertemu Jaksa Agung] dukung pemberantasan korupsi, kedua kami menolak kriminalisasi terhadap pengusaha,"
Herdi Ardia | 20 Desember 2010 09:29 WIB

JAKARTA: Kadin Indonesia mendukung Jaksa Agung Basrief Arief dalam pemberantasan korupsi dan pengawasan jaksa nakal. "Pertama [kedatangan] kami [bertemu Jaksa Agung] dukung pemberantasan korupsi, kedua kami menolak kriminalisasi terhadap pengusaha," ujar Wakil Ketua Kadin Bidang Hukum Bambang Soesatyo hari ini.Kadin dalam bidang hukum, lanjutnya, meminta Jaksa Agung untuk tetap melakukan pengawasan kepada jaksa-jaksa, terutama di daerah. Tujuannya untuk menekan jaksa 'nakal' yang mencoba melakukan kriminalisasi pengusaha-pengusaha di daerah yang berujung pada pemerasan. "Pemberantasan korupsi yes, kriminalisasi pengusaha no," tambahnya.Anggota Kadin Ahmad Yani menambahkan Kadin melalui bidang hukum memberikan catatan buat Jaksa Agung terkait dengan kriminalisasi pengusaha di daerah. "Pengusaha di daerah yang kadang kala unsur-unsur pidana yang tidak terpenuhi, terkadang menjadi dikriminalkan seperti temuan kami di Jawa Timur dan Denpasar [Bali]," katanya saat mendampingi Bambang Soesatyo hari ini.Jadi, lanjutnya, Kadin tidak ingin ada perkara-perkara yang berkaitan dengan pengusaha di bidang perdata dijadikan pidana dan perkara pidana diperdatakan. "Kami minta kepada Jaksa Agung [Basrief Arief] supaya betul-betul ini [serius tangani kriminalisasi pengusaha] di daerah," jelasnya.Dia mengatakan kenyamanan dunia usaha di daerah penting karena kalau dunia usaha nyaman pasti akan berdampak pada kesejahteraan rakyat melalui terciptanya lapangan pekerjaan. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top