SBY beri Rp200 miliar untuk pelabuhan Karangasem

KARANGASEM, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan alokasi dana dari pusat Rp200 miliar bagi kelanjutan pembangunan dermaga kapal pesiar di Pelabuhan Amuk Tanah Ampo Manggis, Karangasem, Bali.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 06 Desember 2010  |  07:22 WIB

KARANGASEM, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan alokasi dana dari pusat Rp200 miliar bagi kelanjutan pembangunan dermaga kapal pesiar di Pelabuhan Amuk Tanah Ampo Manggis, Karangasem, Bali.

Dermaga kapal pesiar yang diproyeksikan menjadi pelabuhan kapal pesiar terbesar di Indonesia itu terbengkalai karena kekuarangan dana sekitar Rp200 miliar."Permintaan Pak Bupati tadi [I Wayan Geredeg, Bupati Karangasem] saya kabulkan. Dana pembangunannya akan saya prioritaskan," kata Kepala Negara.Hal itu disampaikannya menanggapi permintaan Gerebeg untuk pendanaan proyek fasilitas pariwisata itu, dalam pidatonya di acara peresmian Balai Produksi induk Udang Unggul dan Kekerangan Karangasem di Karangasem, Bali, hari ini.Presiden meminta proyek itu agar dilanjutkan karena bisa memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi Bali.Sementara itu, Gubernur Bali I Gede Mangku Pastika mengatakan Presiden menyetujui pemberian dana dari pusat sebesar Rp200 miliar untuk darmaga kapal pesiar tersebut.Dia mengungkapkan Kepala Negara menyanggupi dalam pembicaraan informal yang mengatakan nilainya itu tidak masalah karena masih bisa ditanggulangi pusat.

Bupati Karangasem mengatakan pembangunan pelabuhan itu sangat berarti bagi Karangasem untuk mengurangi kesenjangan pertumbuhan industri pariwisata Bali di daerahnya.Menurut dia, Karangasem yang berada di timur dan utara Bali termasuk wilayah yang tinggal pengembangan pariwisatanya, di bandingkan wilayah Badung dan Denpasar yang sangat maju.Untuk itu, lanjutnya, keberadaan darmaga kapal pesiar itu bisa mendukung pengembangan pariwisata Karangasem yang masih belum semaju wilayah lain.Infomasi dari Pemkab Karangasem, perkembangan saat ini dari pembangunan dermaga itu baru selesai pembangunan darmaga dari sisi lautnya dengan panjang 154 meter dan lebar 12 meter. Rencananya dikembangkan lagi menjadi 250 meter dengan lebar 20 meter.Pemkab menargetkan pelabuhan itu bisa selesai sebelum akhir 2011 sekaligus memulai operasi komersialnya.Hal itu sesuai dengan janji Pemkab dengan para agen kapal pesiar dunia yang akan memanfaatkan dermaga tersebut. (ln)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top