<p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.bisnis.com/topic/15/KPK">KPK</a>) melakukan Operasi Tangkap Tangan (<a href="https://www.bisnis.com/topic/47054/OTT-KPK">OTT</a>) di lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau <a href="https://www.bisnis.com/topic/2474/basarnas">Basarnas</a> siang ini, Selasa (25/7/2023). </p><p>OTT itu diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa penyerahan uang untuk pengadaan barang dan jasa. </p><p>"[OTT] atas dugaan penyerahan uang terkait tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (25/7/2023). </p><p>Saat ini, lanjut Ghufron, KPK masih dalam proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT. <br />Adapun dia menyebut kegiatan tangkap tangan itu dilakukan siang ini pukul 14.00 WIB, di daerah Jakarta dan Bekasi. Namun, Ghufron tak memerinci lokasi mana secara spesifik yang menjadi lokasi OTT. </p><p>Pimpinan berlatar belakang akademisi itu lalu menyampaikan bahwa saat ini lembaganya masih melalukan proses pemeriksaan. Informasi selengkapnya, lanjutnya, akan diungkap selama 1x24 jam setelah kegiatan tangkap tangan. </p><p>"Kami masih dalam proses pemeriksaan mohon bersabar untuk informasi lengkapknya akan kami sampaikan esok setelah kami memeriksa selama 1x24 jam," tutupnya.</p>
KPK OTT Pejabat Basarnas, Ini Dugaan Kasusnya
KPK OTT pejabat Basarnas yang diduga melakukan korupsi pengadaan barang dan jasa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Dany Saputra
Editor : Aprianus Doni Tolok
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
40 menit yang lalu
Aksi Borong Saham GJTL oleh Lo Kheng Hong Berlanjut
1 jam yang lalu
Ramalan Nasib Pergerakan Harga Emas Pekan Keempat Juli 2026
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
13 jam yang lalu
Prabowo: Banyak Pejabat Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
18 jam yang lalu