Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Jaringan pipa gas Nord Stream 2. Jerman mencurigai sistem pipa gas Nord Stream 2 dirusak oleh tindakan sabotase. Dugaan ini menjadi eskalasi besar dalam konflik antara Rusia dan Eropa. Dilansir Bloomberg pada Rabu (28/9/2022), seorang pejabat keamanan Jerman mengatakan bukti mengarah kepada temuan tindakan sabotase terhadap pipa gas daripada masalah teknis. - Istimewa
Lihat Foto
Premium

Nord Stream Senjata Putin Melawan Eropa?

Saluran gas lewat pipa Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 yang menghubungkan Rusia dengan Jerman di bawah Laut Baltik tiga kali bocor dalalam sepekan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com
05 Oktober 2022 | 20:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Seperti yang ditulis Ian Fleming, seorang penulis Inggris pencipata karakter James Bond: “Sekali adalah kejadian biasa. Dua kali adalah kebetulan. Ketiga kalinya itu adalah aksi sengaja dari musuh.”

Artinya, seseorang tidak perlu menjadi pembaca setia novel berlatar era Perang Dingin untuk melihat petualangan film 007 dalam peristiwa kehidupan nyata sebagaimana yang terjadi pada pipa kembar gas Nord Stream.

Pasalnya, saluran gas lewat pipa Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 yang menghubungkan Rusia dengan Jerman di bawah Laut Baltik itu telah mengalami bukan satu, bukan dua, tetapi tiga kali kebocoran besar dalam sepekan.

Melansir Bloomberg, Jumat (30/9/2022), kebocoran pipa gas alam Nord Stream 1 dan 2 di Laut Baltik terjadi di empat titik, menurut laporan dari Pusat Komando Penjaga Pantai Swedia. Juru bicara Penjaga Pantai Swedia mengatakan, pihaknya menemukan dua kebocoran pipa di zona ekonomi eksklusif negara itu, pada saat yang sama mereka mengetahui dua kebocoran di Denmark.

Mereka memberikan informasi itu di situs web mereka, tetapi terkejut bahwa hal tersebut tidak diketahui secara luas, dengan hanya satu kebocoran di dekat Swedia yang dibicarakan dalam beberapa hari terakhir, kata juru bicara itu.

Karena itulah tidak salah kalau muncul dugaan sabotase di balik peristiwa yang  menghebohkan dunia energi tersebut. Perang antara Rusia dengan Ukraina menjadi latar belakang kisah nyata itu. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top