Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NASA Umumkan Musim Badai Atlantik 2022 Sudah Dimulai

NASA mendorong masyarakat yang tinggal di tempat berpotensi terpapar oleh angin topan atau badai, untuk mengikuti panduan dari otoritas setempat sebelum badai menerjang.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 03 Juni 2022  |  16:40 WIB
NASA Umumkan Musim Badai Atlantik 2022 Sudah Dimulai
NASA memprediksikan musim badai Atlantik yang akan terjadi.

Bisnis.com, JAKARTA - National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengumumkan musim badai Atlantik sudah dimulai, dalam menghadapi musim ini NASA akan menggandeng National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) dan organisasi lainnya.

Hal tersebut diumumkan NASA melalui portal berita dan juga akun twitter miliknya pada Kamis (2/6/2022). Dalam cuitannya tersebut NASA juga menulis fakta-fakta tentang musim badai Atlantik yang akan terjadi.

“Musim badai Atlantik 2022 segera dimulai hari ini. Ada 5 fakta sains @NASAEarth tentang badai dan bagaimana perubahan iklim yang bisa meningkat,” cuit NASA.

Mengutip dari Nasa.gov, Jumat (3/6/2022), badai ini terbentuk dari energi panas dilautan, kelembaban tinggi udara, angin yang tidak terlalu kencang, dan putaran dari angin tersebut hingga menjadi bentuk spiral.

Semua komponen terbentuknya badai itu tentunya dipengaruhi oleh perubahan iklim, menurut peneliti NASA's Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Scout Braun. Mengatakan bahwa sekitar sekitar 90 persen lautan sudah menyerap pemanasan dalam beberapa dekade, hingga akhirnya saat ini angin akan bertemu dengan panas tersebut dan menciptakan musim badai ini.

Ditanya soal apakah badai akan terus ada jika terjadi perubahan iklim setiap musim. Menjawab hal tersebut, NASA mengatakan bahwa pengaruh perubahan iklim tidak menjadi satu-satunya alasan badai akan terjadi.

Namun, karena melihat bahwa saat ini lautan sedang memanas, maka atmosfer juga akan menahan lebih banyak uap air untuk membentuk awan dan membuat badai lebih besar.

Mengantisipasi hal ini, pihak NASA melalui fisikawan atmosfer NASA, Dr. Mayra Oyola-Merced akan mendorong masyarakat yang tinggal di tempat yang terus-menerus terpapar oleh angin topan dan memberi arahan untuk mengikuti panduan dari otoritas setempat sebelum badai menerjang.

Selain pencegahan tersebut NASA menjanjikan akan terus menginformasikan perihal badai yang akan terjadi kali ini saat pra, selama dan setelah badai ini terjadi.

Tak hanya itu, NASA juga akan mendukung pemerintah untuk penanggulangan bencana yang terjadi setelah badai ini berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa angin kencang badai
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top