Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polres Bogor Uji Coba Pembatasan Kendaraan Besar Ke Puncak

Pembatasan kendaraan besar dilakukan dengan cara memasang rambu di setiap persimpangan menuju jalur alternatif. Ujicoba tersebut telah dimulai sejak Minggu (1/5/2022) kemarin.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  07:55 WIB
Polres Bogor Uji Coba Pembatasan Kendaraan Besar Ke Puncak
Sejumlah kendaraan memadati jalur Puncak di Gadog, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/6//2019). Memasuki libur hari kedua Lebaran, wisatawan mulai memadati jalur Puncak Bogor sehingga Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem buka tutup serta pemberlakuan "contraflow" untuk mengurai kemacetan. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Bogor telah melakukan uji coba pembatasan kendaraan besar untuk masuk ke jalur alternatif Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata memgatakan, pembatasan kendaraan besar dilakukan dengan cara memasang rambu di setiap persimpangan menuju jalur alternatif. Ujicoba tersebut telah dimulai sejak Minggu (1/5/2022) kemarin.

“Karena memang peraturannya belum dibuat, jadi saat ini masih uji coba,” ujar Dicky dikutip dari laman resmi NTMC Polri, Senin (2/5/2022)

Dicky mengatakan sejak beberapa waktu lalu Satlantas Polres Bogor telah menggodok aturan terkait pembatasan kendaraan besar di jalur alternatif Puncak. Pasalnya, kendaraan besar dinilai terlalu memaksakan dan tidak sesuai dengan spek jalan.

“Ya kalau kendaraan besar memang sesuai Peraturan Menteri Perhubungan sudah dilarang untuk beroperasi (di Jalur Puncak). Kecuali kendaraan yang dikecualikan seperti pengangkut sembako dan BBM,” jelasnya.

Dia menyebut kemacetan di jalur alternatif sekitar Puncak, salah satunya disebabkan oleh kendaraan bus dan truk yang lebarnya hampir sama dengan ruas jalan.

Kasatlantas mengusulkan pembuatan lokasi parkir khusus kendaraan besar yang akan masuk ke kawasan wisata yang ada di jalur alternatif Puncak. Kemudian, menyediakan angkutan khusus dari lokasi parkir kendaraan besar ke tempat-tempat wisata.

“Untuk pembangunan lokasi parkir rencananya ada tujuh lokasi, yakni Rest Area Cilember, Taman Wisata Matahari, Rest Area Lembah Nyiur, lalu di Rest Area Anggraeni, Rest Area Sinbad, kemudian di Hotel Evergreen dan Gunung Mas,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

puncak Mudik Lebaran jalur puncak
Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top