Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kondisi Terkini Pasca-Gempa Halmahera Utara: 35 Rumah Rusak, Dua Orang Luka

Hendra mengatakan masyarakat di Halmahera Utara masih mengungsi. Masyarakat, lanjut Hendra sementara tinggal di tenda-tenda pengungsian.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  17:25 WIB
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi mengungkapkan kondisi terkini di Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), pasca-diguncang gempa berkekuatan 5,5 skala richter Senin (10/1/2022) pagi.

Jubir Divisi Humas Polri Kombes Hendra Rochmawan mengungkapkan tiga rumah ibadah hingga kantor Desa Kusuri, Halmahera Utara, rusak ringan akibat gempa.

"Atas kejadian ini, tiga unit rumah rumah ibadah rusak ringan dan satu kantor Desa Kusuri rusak ringan," ujar Hendra, Selasa (11/1/2022).

Kemudian, sebanyak 35 rumah di Halmahera Utara rusak ringan dan sedang.

"Kerugian lain adalah 27 unit rumah rusak ringan, 8 unit rusak sedang," katanya.

Hendra pun membeberkan terdapat dua orang korban yang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.

"Ada korban sebanyak satu orang mengalami patah tulang, 1 orang cedera ringan, dan sudah masuk ke rumah sakit terdekat," tutur Hendra.

Hendra mengatakan masyarakat di Halmahera Utara masih mengungsi. Masyarakat, lanjut Hendra sementara tinggal di tenda-tenda pengungsian.

"Dan masyarakat saat ini sudah berada di tenda-tenda pengungsian," katanya.

Diketahui, gempa kembali mengguncang wilayah Halmahera Utara dengan kekuatan 5,5 skala richter di kedalaman 10 km.

Gempa terjadi sekira pukul 04.59 WIB, dengan pusat gempa berada di 5 km barat daya Halmahera Utara, Maluku Utara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top