Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Deklarasi Prabowo-Puan, Gerindra: Tidak Lazim, Semoga Maksudnya Baik

Partai Gerindra menyebut bahwa deklrasi poros Prabowo-Puan tidak lazim.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 04 November 2021  |  11:51 WIB
Prabowo Subianto - Ilustrasi
Prabowo Subianto - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Relawan yang mengatasnamakan Poros Prabowo-Puan mendeklarasikan diri untuk mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani daam Pemilu 2024.

Politisi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan mengaku kaget dengan deklarasi tersebut. Sebab, menurutnya deklarasi biasanya dilakukan untuk satu calon presiden tertentu.

"Kita kaget juga, mendahului partai justru relawannya sudah berkoalisi, tetapi kita terus terang tidak tahu," kata Dasco, Kamis (4/11/2021).

Meski demikian, Dasco berharap deklarasi poros Prabowo-Puan tersebut maksudnya baik. "Tidak lazim sudah mendeklrasikan pasangan calon, mudah-mudahan makdusnya baik," ujarnya.

Sebelumya, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu-menahu terkait relawan dan deklarasi tersebut. Partainya dipastikan tidak melakukan itu.

“Gerindra itu sekarang konsentrasi pada konsolidasi internal, penguatan partai, dan kekuatan-kekuatan struktur partai, serta upaya memaksimalisasi anggota DPRD kabupaten, kota, dan provinsi, serta DPR RI,” katanya kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Muzani menjelaskan, bahwa Gerindra juga fokus pada hasil pemilu 2019 agar bisa memberi pelayanan hingga memperjuangkan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, dengan sisa 2,5 tahun menuju pemilu serentak 2024, Gerindra harus lebih maksimal.

“Termasuk dari sisi itu kami juga sedang berupaya bagaimana Pak Prabowo bisa betul-betul menjadi capres di 2024 yang akan datang,” jelasnya.

Dalam beberapa survei, elektabilitas Prabowo selalu menjadi yang tertinggi. Sigi SMRC misalnya, elektabilitas Prabowo di angka 18,1 persen dengan pertanyaan semi yang disampaikan bulan lalu.

Sedangkan, Puan masih di bawah 5 persen. Masih dari SMRC, angkanya 0,8 persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gerindra prabowo subianto
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top