Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas: Penyebaran Covid-19 di RI Turun Saat Negara Lain Naik

Satgas mewaspadai risiko gelombang ketiga Covid-19 yang berpotensi terjadi saat libur natal dan tahun baru 2022.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  21:57 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito  -  www.covid19.go.id
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito - www.covid19.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pola kenaikan kasus infeksi virus Corona di Indonesia cenderung berbeda dengan negara lain di dunia.

Wiku memaparkan lonjakan pertama kasus Covid-19 terjadi serempak di seluruh dunia, yaitu pada Desember 2020 dan Januari 2021. Hal itu terjadi karena ada libur periode Natal dan tahun baru.

“Namun saat dunia yang didominasi kasus Covid-19 dari India melonjak pada April, Indonesia justru sedang dalam kasus yang sangat rendah,” kata Wiku pada konferensi pers virtual, Kamis (21/10/2021).

Wiku menjelaskan bahwa pada pertengahan lalu, yakni Juli ketika dunia tengah mengalami penurunan Covid-19, Indonesia justru sebaliknya. Tanah Air mengalami lonjakan kedua.

Lalu sebulan kemudian saat Indonesia mulai mengalami pelandaian kasus, dunia masuk pada gelombang ketiga Covid-19. Ini pun terjadi di beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Berdasarkan pada temuan tersebut, Wiku menuturkan bahwa pemerintah akan tetap hati-hati. Kebijakan agar bisa menekan menyebar Covid-19 seperti protokol kesehatan hingga vaksinasi akan terus dilakukan

“Dengan penularan yang rendah ini diharapkan pembukaan kegiatan masyarakat secara bertahap dapat dilakukan dengan penuh kewaspadaan sembari tetap mempersiapkan langkah pengendalian apabila ada tren kenaikan kasus,” ujar Wiku.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top