Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Lihat Foto
Premium

PAN Muluskan Amendemen Masa Jabatan Presiden Jokowi di MPR?

Kemungkinan akan adanya amendemen atas UUD 1945 diakui Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat menyampaikan sambutannya pada acara pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota MPR hari ini, Rabu (1/9/2021).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com
01 September 2021 | 17:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus menjadi sorotan publik.

Apalagi partai yang dipimpin Wakil Ketua MPR, Zulkifli Hasan tersebut tidak saja sekadar memperkuat koalisi pendukung pemerintah menjadi tujuh parpol, tapi otomatis memperlemah suara oposisi dari dua parpol non-pemerintah yang tersisa, yakni PKS dan Partai Demokrat.

Dinamika politik mutakhir tersebut, suka atau tidak suka, tentunya juga akan membawa konsekuensi logis dari sebuah pertarungan politik dalam ranah legislasi. 

Bagaimanapun juga, manuver yang dilakukan pemerintah dan PAN dalam kancah perpolitikan nasional kini telah menggenapkan kekuatan partai pendukung pemerintah menjadi 471 kursi atau 82 persen di DPR.

Sedangkan sisanya, PKS dan Demokrat hanya memiliki kekuatan 104 kursi atau 18 persen meski Indonesia tidak mengenal istilah oposisi dalam sistem ketatanegaraannya yang presidensil.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top