Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ironis! Warga AS Meninggal Gara-Gara Covid-19, Setelah Mengejek Soal Vaksin

Warga Los Angeles, Amerika Serikat (AS) bernama Stephen Harmon meninggal dunia setelah berjuang melawan virus Covid-19. Ironisnya, dia justru mengejek dan menolak vaksin Covid-19 semasa hidup.
Stephen Harmon, warga Amerika Serikat yang meninggal akibat Covid-19 setelah sebelumnya mengejek dan menolak vaksinasi/BBC.co.uk
Stephen Harmon, warga Amerika Serikat yang meninggal akibat Covid-19 setelah sebelumnya mengejek dan menolak vaksinasi/BBC.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang Pria asal Los Angeles, Amerika Serikat (AS) meninggal dunia setelah sebelumnya mengejek vaksin Covid-19 di media sosial.

Ironisnya, dia justru meninggal dunia setelah berjuang melawan virus Covid-19 yang menginfeksi tubuhnya selama sebulan. 

Stephen Harmon, seorang anggota Megachurch Hillsong telah menyatakan bahwa dia melawan vaksin Covid-19. Dia telah membuat serangkaian lelucon mengenai tidak memiliki vaksin Covid-19 atau antivaksin. 

Dilansir dari BBC.co.uk, Harmon dirawat karena menderita pneumonia dan Covid-19 di sebuah rumah sakit di luar Los Angeles. Harmon dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, (21/7/2021).

Pada hari-hari menjelang kematiannya, dia mendokumentasikan perjuangannya untuk bertahan hidup dengan memposting foto dirinya di ranjang rumah sakit.

Dalam sebuah unggahan terakhirnya pada hari Rabu, Harmon mengatakan bahwa dia telah memutuskan untuk menjalani intubasi untuk perawatan demi kesembuhannya dari Covid-19 dan pneumonia.

“Mari berdoa semuanya, mereka benar-benar ingin mengintubasi dan memasangkan saya di ventilator,” tulis Stephen Harmon dalam sebuah postingannya seperti dikutip dari BBC.co.uk, Senin (26/7/2021).

Ia juga melanjutkan unggahannya dengan menuliskan “Belum tahu kapan bangun, mohon doanya.”

Terlepas dari perjuangannya melawan Covid-19, Stephen Harmon masih mengatakan bahwa dia tetap akan menolak untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Dia mengatakan bahwa keyakinannya kepada agamanya akan melindungi dirinya.

Sebelum kematiannya, dia masih bercanda tentang pandemi dan vaksin Covid-19. Stephen membagikan meme (gambar bernada satir) yang mengatakan bahwa dia mempercayai alkitab daripada ahli penyakit terkemuka di Amerika Serikat, Dr. Anthony Fauci.

Pendiri Hillsong, Brian Houston yang mengkonfirmasi kematiannya memberi penghormatan kepada Stephen dalam sebuah unggahan di Instagram.

“Dia adalah salah satu orang paling dermawan yang saya kenal dan dia memiliki banyak hal di depannya,” kata Brian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper