Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebakaran Kantor BPOM Dipicu Korsleting Listrik, Begini Kronologinya

Kebakaran Kantor BPOM bermula dari adanya perbaikan panel di Gedung Lorong F Timur dan F Barat.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 19 Juli 2021  |  08:16 WIB
Ilustrai kebakaran
Ilustrai kebakaran

Bisnis.com, JAKARTA – Kebakaran kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Sudin Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat), Asril Rizal.

Asril mengungkapkan kebakaran dimulai ketika Kantor BPOM sedang ada perbaikan panel di Gedung Lorong F Timur dan F Barat.

"Ketika menaikkan MCB, timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman karena asap yang ditimbulkan pekat. Petugas kewalahan melakukan pemadaman," kata Asril dilansir dari Antara, Senin (19/7/2021).

Asril juga menaksir kerugian akibat kebakaran di Kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mencapai Rp600 juta.

Seperti diketahui, kebakaran melanda Kantor BPOM di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Jakarta Pusat pada Minggu (18/7/2021) malam. Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama lebih dari tiga jam.

Adapun kebakaran di Kantor BPOM terjadi pukul 21.31 WIB pada Minggu (18/7). Sebanyak 17 unit mobil pemadam dikerahkan, berikut pendukungnya seperti 8 pompa dan 9 pendukung.

Sebanyak 75 personel dilibatkan dalam upaya pendinginan "si jago merah". Kebakaran pun berhasil ditangani dan selesai pukul 00.42 WIB, pada Senin dini hari.

 

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta BPOM kebakaran

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top