Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berbincang dengan dengan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam rangka Idiu Fitri 1 Syawal 1430 H di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/9/2009). - Antara / Ali Anwar.
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Tambang Emas Newmont & Tugas SBY Berunding dengan Keluarga Cendana

Gus Dur memuji Yudhoyono sebagai sosok yang pandai bernegosiasi. Oleh karena itu dia diperintahkan untuk bernegosiasi dengan Keluarga Cendana.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
17 Juni 2021 | 16:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Abdurrahman Wahid memuji Letjen TNI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai sosok yang pandai bernegosiasi. Untuk itu, dia menguji kembali kepiawaian SBY untuk bernegosiasi dengan Keluarga Soeharto membawa Presiden Indonesia ke-2 itu ke pengadilan. 

"Saya minta tolong Pak Yudhoyono sebagai pribadi. Saya lihat dia itu memiliki kapasitas yang baik untuk berunding. Contohnya [soal kasus ] PT Newmont [Minahasa Raya], orang lain mana bisa beresin. Kalau tidak pinter negosiasi kan nggak bisa," kata Abdurrahman Wahid yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur itu seperti yang dilansir Bisnis Indonesia edisi 17 Juni 1999 dalam tajuk ‘Gus Dur: Yudhoyono Dipilih Karena Pandai Negosiasi’. 

Yudhoyono yang ditetapkan sebagai Menteri Pertambangan dan Energi itu, menurut Presiden merupakan sosok yang ulet dalam bernegosiasi saat kasus Newmont meledak. 

Kasus yang bermula dari gugatan Bupati Minahasa atas tambang emas yang sekarang masuk ke dalam Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara itu. Perusahaan itu dianggap mengemplang pembayaran retribusi yakni galian C di luar produksi emas dan mineral yang mereka produksi. 

"Dia [Yudhoyono] datang ke Sulawesi Utara, berunding dengan Bupati, dengan Newmont-nya, dengan pengadilan, pulang-pulang Newmont setuju, persoalan beres. Newmont bisa buka lagi, perkara dikeluarkan dari pengadilan dan Newmont berjanji akan bayar US$4 juta," ujar Presiden. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top