Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Nemangkawi Tangkap Penjual Senpi dan Amunisi ke KKB Papua

Ratius Murib akan pergi ke Kabupaten Mimika Papua dengan membawa uang tunai sebesar Rp370 juta yang diduga untuk membeli senjata api dari seseorang di wilayah Puncak Jaya, Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 Juni 2021  |  11:47 WIB
Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy./Antara/HO - Humas Satgas Nemangkawi
Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy./Antara/HO - Humas Satgas Nemangkawi

Bisnis.com, JAKARTA--Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi menangkap pelaku penjual senjata api beserta amunisi ke teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Puncak Jaya, Papua.

Humas Satgas Nemangkawi, Kombes Pol M. Iqbal Al-Qudusy mengemukakan bahwa pelaku bernama Ratius Murib alias Neson yang ditangkap pada saat tengah transit di Bandara Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Menurutnya, pelaku atas nama Ratius Murib akan pergi ke Kabupaten Mimika Papua dan membawa uang tunai sebesar Rp370 juta yang diduga untuk membeli senjata api dari seseorang di wilayah Puncak Jaya, Papua.

"Neson Murib ini merupakan sindikat dari jaringan penjual senjata api dan amunisi ke KKTB (Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata) di Puncak Jaya, Papua," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Iqbal mengatakan bahwa berdasarkan keterangan pelaku, total keuntungan yang didapat dari jual-beli senjata api dan amunisinya itu sebesar Rp1,3 miliar.

Menurutnya, Satgas Nemangkawi sampai saat ini masih memeriksa Ratius Murib alias Neson untuk mendalami kasus jual-beli senjata api dan amunisi ilegal tersebut.

"Tim masih menggali informasi sumber dana serta aktivitas pengiriman uang untuk beli senjata api dan amunisi dari Neson Murib ini," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta papua kkb
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top