Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Anggota TNI mendirikan tenda untuk istirahat petugas yang melakukan pengamanan Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (7/6/2021). JIBI -  Solopos/Nicolous Irawan\\r\\n\\r\\n
Premium

Mudik Bawa Bencana Nasional

08 Juni 2021 | 10:50 WIB
Jika dilihat data klaster mudik berdasarkan kabupaten/kota, di Jawa Barat tercatat ada 289 klaster keluarga dengan jumlah kasus mencapai 516 orang. Kemudian, di Jawa Tengah ada 316 klaster keluarga dengan 536 kasus positif. Selanjutnya, di Banten tercatat ada 58 klaster keluarga dengan 141 kasus positif. Di Jawa Timur ada 19 klaster keluarga dengan 24 orang positif.

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah dilarang mudik, nyatanya warga Indonesia tetap ngotot bepergian, apalagi ketika tempat wisata dibuka untuk umum pada masa libur Idulfitri 13-17 Mei 2021.

Akibatnya, mulai terasa sekarang. Kasus Covid-19 di sejumlah wilayah meningkat, bahkan ada rumah sakit kewalahan memberi pelayanan.

Mudik sebagai penyebab kenaikan kasus pun terlihat. Berdasarkan data klaster mudik yang diunggah epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono di Twitter @drpriono1, Senin (7/6/2021), jumlah orang yang tetap melakukan mudik tetap tinggi dan jelas bahwa masyarakat tak mau mematuhi kebijakan pemerintah.

Jika dilihat data klaster mudik berdasarkan kabupaten/kota, di Jawa Barat tercatat ada 289 klaster keluarga dengan jumlah kasus mencapai 516 orang. Kemudian, di Jawa Tengah ada 316 klaster keluarga dengan 536 kasus positif.

Selanjutnya, di Banten tercatat ada 58 klaster keluarga dengan 141 kasus positif. Di Jawa Timur ada 19 klaster keluarga dengan 24 orang positif.

Dari pelaku perjalanan berdasarkan moda transportasi juga ditemukan ada 1.494 kasus positif ditemukan dari para pelaku perjalanan dari 2.988 orang dites, serta terdapat 808 klaster keluarga.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top