Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Petugas pajak melayani warga yang mengikuti program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di Kantor Direktorat Jendral Pajak, Jakarta, Jum'at (31/3). - Antara/Atika Fauziyyah
Premium

Tax Amnesty Jilid II: Obral Diskon bagi 'Pendosa' Pajak

23 Mei 2021 | 12:08 WIB
Lewat sunset policy (Versi Menko Perekonomian Tax Amnesty), pemerintah sepertinya ingin mengulang kisah sukses tahun 2008 silam, saat penerimaan pajak bisa tembus di atas 100 persen untuk pertama kalinya.

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah kembali membuat kejutan. Kali ini, mereka memastikan akan membuka lagi pintu maaf bagi pendosa-pendosa pajak melalui implementasi pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II. 

Bedanya skema pengampunan pajak jilid II ini tak dimasukan dalam amandemen UU Tax Amnesty sebelumnya. Tetapi lewat perubahan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan atau KUP yang menjadi babon bagi otoritas pajak. 

"Di dalamya [KUP] juga ada pengampunan pajak. Jadi beberapa hal yang akan dibahas," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum lama ini.

Entah sengaja disisipkan atau memang ada agenda terselubung dibalik wacana pelaksanaan TA jilid II. Yang jelas, rencana ini jauh dari konsep amandemen UU KUP yang pernah dibahas di DPR sebelumnya. 

Apalagi selain memuat substansi terkait pengampunan pajak, UU KUP juga akan meleburkan sejumlah substansi yang sebelumnya menjadi bagian dari UU PPh dan UU PPN. Ada agenda apa dibalik rencana ini?

Tax Amnesty jilid II sebenarnya mirip program sunset policy yang pernah diberlakukan oleh otoritas pajak pada tahun 2008 lalu. Lewat sunset policy, pemerintah sepertinya ingin mengulang kisah sukses waktu itu, saat penerimaan pajak bisa tembus di atas 100 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top