Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak Tips Lebaran Aman di Zona Merah dan Oranye Covid-19

Perayaan lebaran bagi masyarakat yang berada di zona merah dan oranye akan diberlakukan beberapa imbauan yang sifatnya cukup ketat mengingat risiko penularan virus corona yang cukup tinggi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 12 Mei 2021  |  15:56 WIB
Warga menutup jalan saat simulasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di RT 05 RW 04, Petamburan, yang merupakan wilayah zona merah Covid-19 di Jakarta, Rabu (3/6/2020). - Antara\r\n
Warga menutup jalan saat simulasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di RT 05 RW 04, Petamburan, yang merupakan wilayah zona merah Covid-19 di Jakarta, Rabu (3/6/2020). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 memberikan panduan dan anjuran untuk berlebaran aman bagi masyarakat di daerah zona merah dan oranye.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, untuk masyarakat yang berada di zona merah dan oranye akan diberlakukan beberapa imbauan yang sifatnya cukup ketat mengingat risiko penularan virus corona yang cukup tinggi.

Pertama, terkait dengan salat Idulfitri, bagi masyarakat yang berada di zona merah dan oranye agar dapat memilih salat Idulfitri di rumah secara berjamaah. Tujuannya agar dapat menghindari terciptanya kerumunan yang berpotensi menjadi area penularan Covid-19.

“Perlindungan kepada diri sendiri dan orang lain di masa pandemi ini merupakan salah satu bentuk ibadah juga bagi kita semua,” kata Wiku pada keterangan pers, Rabu (12/5/2021).

Kedua, terkait dengan silaturahmi, Satgas minta agar masyarakat di kedua zona tersebut dapat mengurungkan niat untuk melakukan silaturahmi fisik.

“Manfaatkanlah, teknologi yang ada untuk melakukan silaturahmi virtual bersama sanak saudara dan kerabat lainnya. Pemberian bingkisan pada saat idulfitri dalam bentuk apapun dapat dilakukan juga melalui metode pengiriman paket atau transfer,” imbau Wiku.

Terakhir, sejalan dengan kebijakan yang berlaku, akan ada pelarangan operasional untuk fasilitas umum di zona merah dan oranye. Satgas mengimbau kepada Kepala Daerah untuk berkoordinasi dengan fasilitas umum terkait yang ada di daerahnya masing-masing.

“Meskipun fasilitas umum tutup ada alternatif lain yang dapat dilakukan masyarakat selama masa liburan ini seperti berbelanja daring ataupun menghabiskan quality time bersama keluarga inti yang tinggal serumah,” kata Wiku.

Wiku mengatakan, Satgas memahami situasi yang tidak ideal saat ini, mengingat di akhir bulan suci semua ingin bermaaf-maafan secara langsung dengan orang terdekat. Namun, semua bentuk pencegahan penularan juga merupakan bagian penting dari usaha kita untuk mempercepat penyelesaian Covid-19 di Indonesia.

“Ingatlah Covid-19 tidak bisa berhenti penularannya tanpa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat dan kepada pemerintah daerah yang berada di kedua zonasi ini untuk dapat menegakkan protokol kesehatan sebaik mungkin dengan bantuan pantauan dari rekan-rekan Satgas di daerah,” ujar Wiku.

Satgas juga berharap masing-masing kepala daerah dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di daerahnya, jangan sampai ada kepala daerah yang malah menjadi batu sandungan karena melanggar protokol kesehatan.

“Satgas percaya apabila kita berhasil mencegah penularan luas dalam masa Idulfitri ini maka kesempatan kita untuk bertemu langsung dengan sanak saudara di lebaran dan Idulfitri tahun depan akan semakin terbuka lebar. Harapannya di tahun depan kita dapat melakukan silaturahmi fisik seperti masa-masa sebelum pandemi,” imbuh Wiku.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

idulfitri Virus Corona Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top