Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjaga Pantai China Sudah Bisa Pakai Senjata

Penjaga pantai China memiliki kewenangan untuk menggunakan senjata dalam menghadapi kapal-kapal asing.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  07:45 WIB
Kapal pasukan penjaga pantai China - @kkpgoid
Kapal pasukan penjaga pantai China - @kkpgoid

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah China memberikan penjaga pantai kewenangan baru yang besar guna menghadapi kapal-kapal asing di perairan negara itu. Hal ini termasuk kewenangan membuka tembakan terhadap kapal-kapal tersebut.

Melansir Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK) pada Senin (25/1/2021), mulai 1 Februari, kapal-kapal penjaga pantai akan diizinkan untuk memaksa keluar kapal asing, dan menggunakan persenjataan jika kapal-kapal itu tidak mematuhinya.

Penjaga pantai juga akan memiliki kewenangan untuk merobohkan struktur-struktur yang dibangun oleh organisasi atau individu asing di perairan atau di pulau-pulau di bawah yurisdiksi China.

Undang-undang baru ini dapat memperburuk ketegangan di sekitar Kepulauan Senkaku di Provinsi Okinawa. Jepang menguasai kepulauan itu. China dan Taiwan mengklaimnya. Pemerintah Jepang mempertahankan sikap bahwa kepulauan itu adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah Jepang.

Kapal-kapal pemerintah China terlihat di dekat kepulauan itu hampir tiap hari. Sebagiannya memasuki perairan Jepang dan mengejar kapal-kapal nelayan Jepang.

Penjaga pantai China beroperasi di bawah komando militer. Kapal-kapalnya belakangan ini semakin besar, dan aktivitasnya di dekat pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan meningkat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china senjata Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top