Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 Dihentikan, KNKT Ambil Alih Pencarian CVR

Operasi SAR gabungan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 resmi dihentikan. Operasi pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) beralih di bawah KNKT.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  07:46 WIB
Petugas Basarnas pada Minggu (10/1/2021) di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memeriksa temuan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu pada Sabtu (9/1/2021). Tim penyelam Kopaska TNI AL menemukan sejumlah serpihan dari pesawat dan pakaian yang diduga milik penumpang di lokasi jatuhnya pesawat tersebut./Antara - Dhemas Reviyanto
Petugas Basarnas pada Minggu (10/1/2021) di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memeriksa temuan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu pada Sabtu (9/1/2021). Tim penyelam Kopaska TNI AL menemukan sejumlah serpihan dari pesawat dan pakaian yang diduga milik penumpang di lokasi jatuhnya pesawat tersebut./Antara - Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Operasi SAR gabungan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 resmi dihentikan, pada Kamis (21/1/2021), meskipun Cockpit Voice Recorder (CVR) belum ditemukan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Basarnas Marsma TNI (Purn) Bagus Puruhito saat menyampaikan keterangan resminya kemarin.

"Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ-182 saya nyatakan ditutup," kata Bagus yang dikutip, Jumat (22/1/2021).

Meski dihentikan, lanjut Bagus, Basarnas tetap akan memantau perkembangan di lokasi jatuhnya pesawat naas tersebut. Dia telah memerintahkan Kantor SAR Jakarta untuk memantau secara aktif area pencarian.

"Jika ditemukan human remains dan material pesawat akan diserahkan ke DVI atau KNKT," jelasnya.

Selama 13 hari pelaksanaan operasi, tim SAR telah mengevakuasi 324 bagian tubuh korban, 67 serpihan pesawat dan 55 potongan besar pesawat.

Adapun pemerintah telah menunjuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT dengan homebase pulau Lancang untuk memimpin operasi pencarian CVR.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 route Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. 

Pesawat jatuh di kawasan Kepulauan Seribu pada koordinat 05°57’47.81’’ S – 106°34’10.76’’ E.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air basarnas
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top