Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Kandidat Menteri Jokowi yang Ramai Dibicarakan Publik

Ada dua pos menteri yang kosong ditinggal pejabatnya karena ditangkap atau ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  08:36 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020  -  Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020 - Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan calon menteri barunya hari ini, Selasa (22/12/2020). 

Setidaknya ada dua kursi menteri kosong yang bakal diisi karena pejabatnya ditangkap atau ditahan KPK. Sejumlah nama muncul dalam bursa calon menteri di kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin, antara lain Wahyu Sakti Trenggono.

Wahyu saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Belakangan ini, namanya ramai disebut akan mengisi pos Menteri Sosial untuk menggantikan Juliari P. Batubara terjerat kasus Bansos Covid-19.

Selain Wahyu Sakti, calon menteri yang disebut-sebut bakal mengisi pos sebagai Mensos ialah Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, Djarot Syaiful Hidayat, Eks Gubernur DKI Jakarta dan Eriko Sutarduga. Ketiganya berasal dari PDI Perjuangan.

Sementara untuk mengisi pos Menteri KKP, nama yang mencuat antara lain pengusaha Sandiaga Uno dan Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono yang juga diperkirakan bisa saja mengisi posisi sebagai Menteri KKP.

Sebelumnya, Kalangan muda dikabarkan akan mengisi kabinet jika perombakan menteri atau reshuffle jadi dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bidang Olahraga, Kesenian dan Milenial, Faisol Riza saat merespons isu yang berkembang tentang reshuffle 6 posisi di Kabinet Indonesia Maju.

"Akan masuk orang-orang muda yang menambah dinamisnya kabinet. Plus lainnya beberapa wamen juga akan ada tambahan," kata Faisol dikutip dari laman resmi PKB, Senin (21/12/2020).

Faisol yang juga Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berkata, posisi Menteri Sosial (Mensos) dan Menteri Kelautan Perikanan (KKP) yang saat ini masih kosong akan segera terisi. 

Kemudian, ungkap Faisol, dua kursi menteri terkait percepatan vaksinasi dan pemulihan ekonomi berpotensi diganti Jokowi.

"Beberapa yang bisa digarisbawahi selain 2 posisi yang kosong, saya kira akan ada 2 posisi yang akan diganti juga terkait percepatan vaksinasi dan percepatan pemulihan ekonomi," ucapnya.

Namun, Faisol enggan berkomentar lebih jauh mengenai kursi menteri mana saja yang akan terkena reshuffle. Ia meminta masyarakat menunggu keputusan Jokowi.

Rencana ini sekaligus mengakhiri spekulasi soal kepastian waktu pengumuman reshuffle  kabinet yang berhembus kencang akhir-akhir ini.

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono membenarkan bahwa besok Presiden Jokowi akan memanggil calon-calon menteri ke Istana.

Heru juga memastikan bahwa Presiden Jokowi akan memperkenalkan calon-calon menteri baru ke publik.

"Tentunya akan diperkenalkan kepada publik oleh bapak Presiden yang waktunya menyesuaikan waktu bapak Presiden. Bisa pagi atau siang," kata Heru dikutip, Selasa (22/12/2020).

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi KPK Ma'ruf Amin
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top