Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Ini Kronologi 27 November 2020

Sebelum erupsi, gempa Vulkanik Dalam terekam terjadi pada pukul 2.42, 5.37, dan 5.56 WITA, dan terekam gempa Tektonik Lokal pada pukul 4.11 WITA.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 29 November 2020  |  14:35 WIB
Gunung Ile Lewotolok (tengah) di Lembata berderet dengan Gunung Ile Boleng (depan) di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT. Foto dari udara. - Antara/Bernadus Tokan
Gunung Ile Lewotolok (tengah) di Lembata berderet dengan Gunung Ile Boleng (depan) di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT. Foto dari udara. - Antara/Bernadus Tokan

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak Jumat (27/11/2020), Gunung Ile Lewotolok "batuk-batuk" dan mengalami erupsi.

Berdasar catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, ESDM, erupsi terjadi pada Jumat (27/11) pukul 5.57 WITA.

"Diawali dengan terekamnya gempa Vulkanik Dalam (VA) tanggal 26 November 2020 pada pukul 19.47 WITA, kemudian terekam kembali secara beruntun pada pukul 19.51, 19.52, 19.53, dan pada pukul 22.55 WITA," demikian dijelaskan pada pres release, dikutip dari laman vsi.esdm.go.id.

Selanjutnya, pada 27 November 2020 terekam gempa Vulkanik Dalam pada pukul 2.42, 5.37, dan 5.56 WITA, dan terekam gempa Tektonik Lokal pada pukul 4.11 WITA.

"Kemudian berlanjut terjadinya erupsi/letusan pada pukul 5.57 WITA, dan pascaletusan terekam tremor hingga pukul 7.50 WITA dengan amplitudo tremor 2-3 mm (dominan 2 mm)," lanjut keterangan PVMBG.

Visual asap erupsi teramati dengan intensitas tebal berwarna abu-abu kehitaman dengan tinggi kolom asap sekitar 500 meter di atas puncak condong dan terbawa angin ke arah barat.

"Visual asap kembali berwarna putih dengan intensitas tebal sejak sekitar pukul 6.30 WITA tanggal 27 November 2020 dengan tinggi asap sekitar 500 meter di atas puncak," lanjut keterangan tersebut.

Disebutkan bahwa dengan data kegempaan dan visual seperti saat ini, maka aktivitas G. Ile Lewotolok tergolong tinggi dan berpotensi terjadinya erupsi susulan.

Lokasi Gunung Ile Lewotolong

Secara geografis, G. Ili (Ile) Lewotolok berada pada koordinat 08°16'15" LS dan 123°30'18" BT dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut).

Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selama ini Gunungapi Ile Lewotolok diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan yang terdapat di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Tingkat aktivitas G. Ile Lewotolok tercatat dalam status Waspada (Level II) sejak 7 Oktober 2017.

Pasca status Waspada (Level II), visual tinggi asap G. Ili Lewotolok cenderung menunjukkan penurunan, dan dalam tiga bulan terakhir teramati tinggi asap rata-rata kurang dari 100 meter di atas puncak.

Pascastatus Waspada (Level II), kegempaan G. Ile Lewotolok berangsur menurun secara fluktuatif.

Data kegempaan dalam tiga bulan terakhir (hingga 26 November 2020) terekam stabil dengan rata-rata harian sebesar 1 kali gempa Hembusan, 2 kali gempa Vulkanik Dalam, 1 kali gempa Tektonik Lokal, dan 1 kali gempa Tektonik Jauh. Untuk gempa lainnya terekam rata-rata kurang dari satu kejadian per hari.

Setelah cukup lama berstatus normal, Gunung Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur menyebabkan terjadinya hujan abu dan guguran kerikil.

Hujan abu tersebut memaksa warga secara mandiri melakukan evakuasi ke Lewoleba.

Erupsi tercatat pada ketinggian 4.000 meter di atas puncak dan aktivitas magmatik masih berlangsung tinggi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, hujan abu dan kerikil mulai mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok.

Hujan abu tersebut, terutama terjadi di sektor barat hingga selatan gunung api itu, kata Kasubbid Mitigasi Gunung api Wilayah Timur ESDM Devy Kamil Syahbana, Minggu (29/11/2020), kepada Antara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntt gunung kabupaten lembata
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top